PDIP Tunggu Timing Tepat soal Koalisi dengan Gerindra di 2024

Eva Safitri - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 13:28 WIB
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Kadek/detikcom)
Jakarta -

Gerindra secara tegas menyampaikan keinginan berkoalisi dengan PDIP di Pilpres 2024. PDIP mengatakan kerja sama antarpartai memang dibutuhkan sebagai semangat gotong royong untuk mewujudkan kepentingan nasional.

"Bagi PDI Perjuangan, kerja sama strategis dengan parpol lain seperti Gerindra, Golkar, PKB, PPP, PAN, PKP, Perindo, dan parpol lainnya ditempatkan dalam semangat gotong royong bagi terwujudnya cita-cita, tujuan, dan kepentingan nasional Indonesia," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan, Senin (29/11/2021).

Kerja sama ini disebut Hasto amat dibutuhkan terlebih dalam situasi pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda usai, apalagi sekarang ditemukan varian Omicron di Afrika Selatan. Semua parpol, kata dia, harus menggalang kerja sama dan mengedepankan kepentingan rakyat, bangsa dan negara di atas segalanya.

"Hal itulah yang menjadi konsentrasi utama PDIP dan dijadikan sebagai skala prioritas, termasuk memberikan dukungan atas kepemimpinan Indonesia di G20 dan juga persiapan penyelenggaraan Pemilu tahun 2024," ujar Hasto.

Hasto menilai pernyataan Muzani terkait koalisi dengan PDIP merupakan pengakuan pentingnya kerja sama strategis. Terlebih PDIP memiliki basis ideologis yang kuat yang menempel di rakyat.

"Apa yang disampaikan oleh Pak Muzani untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan menunjukkan pengakuan beliau tentang pentingnya kerja sama strategis tersebut. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari potret PDIP sebagai partai yang memiliki basis yang kuat secara ideologis, mengakar di tengah rakyat, dan juga karena visinya bagi tanggung jawab terhadap masa depan bangsa dan negara," ujarnya.

Hasto menegaskan PDIP tidak pernah membajak partai lain untuk bekerja sama dengannya. Jika ada partai yang merasa nyaman, Hasto meyakini itu karena etika PDIP terhadap partai lain.

"Kami tidak pernah membajak kader partai lain terlebih dengan menggunakan bujuk rayu tertentu. Mungkin etika politik yang dijalankan oleh PDIP inilah yang membuat partai-partai lain merasa nyaman kerja sama dengan PDIP. Terlebih PDIP berpegang pada moralitas satunya kata dan perbuatan yang penting dalam kerja sama politik," ujarnya.

Hasto menyebut saat ini PDIP belum berbicara terkait koalisi. Dia menegaskan masih fokus dalam penanganan pandemi. Hasto menyebut pembahasan koalisi akan dibahas jika tahapan pemilu sudah ditetapkan.

"Meskipun demikian, terkait kerja sama Pilpres 2024, saat ini lebih difokuskan untuk mengatasi pandemi, momentum kerja sama dalam rangka pilpres akan tiba ketika tahapan-tahapan telah ditetapkan dan menunggu timing yang tepat," kata Hasto.