Paksa Masuk Balkot DKI, Massa Buruh Dorong-dorongan dengan Polisi

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 11:58 WIB
Jakarta -

Massa buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memaksa masuk gedung Balai Kota DKI Jakarta. Massa terlibat aksi saling dorong dengan anggota kepolisian.

Pantauan detikcom di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pukul 11.20 WIB, Senin (29/11/2021), tampak massa memaksa masuk gedung Balai Kota DKI Jakarta. Terdengar seruan dari massa aksi.

"Masuk, masuk, masuk," ujar massa di lokasi.

Sejumlah petugas kepolisian yang berjaga pun tampak mencoba menahan massa. Bahkan tampak ada massa aksi yang melempar botol ke arah gerbang Balai Kota DKI Jakarta.

Winarso, Ketua Perwakilan Daerah KSPI DKI Jakarta, dari atas mobil komando mencoba melerai keadaan. Dia meminta massa menahan diri.

"Tahan, tahan, kita ke sini untuk melakukan aksi damai. Jangan sampai aksi kita ternodai dengan aksi kekerasan yang kalian lakukan. Perintah satu komando. Sekarang semuanya duduk," ujar winarno.

Setelahnya, tampak Winarso menyampaikan bahwa dia dipersilakan masuk ke Balai Kota untuk bertemu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia diikuti oleh seorang anggota KSPI yang menggunakan seragam berwarna putih.

Hingga kini arus lalu lintas di Jl Medan Merdeka Selatan terpantau padat. Setengah badan jalan tampak digunakan massa untuk parkir sepeda motor. Sejumlah polisi berjaga agar barisan massa tidak meluas hingga menutupi jalan.

Seperti diketahui, massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar demonstrasi di depan Balai Kota DKI Jakarta. Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut Surat Keputusan (SK) upah minimum provinsi (UMP) 2020.

Mereka tampak membawa sejumlah atribut lainnya seperti spanduk dan replika keranda mayat. Para buruh tampak berbaris dan menyanyikan lagu 'Indonesia Raya'. Mereka kemudian menyanyikan yel-yel menolak UMP 2022.

"Gubernur DKI Jakarta harus merevisi SK UMP 2022," kata salah seorang orator dari atas mobil komando.