Utak-atik Koalisi Demokrat-Golkar-NasDem, Ini Komposisi Capres-Cawapresnya

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 11:38 WIB
Hendri Satrio
Hendri Satrio (Foto: istimewa).
Jakarta -

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai poros koalisi Partai Demokrat, Partai Golkar, dan Partai NasDem bisa menjadi alternatif selain koalisi PDIP-Partai Gerindra di Pilpres 2024. Siapa capres dan capresnya?

"Kalau Demokrat Golkar dan NasDem koalisi ya bagus-bagus aja sih. Kombinasi bisa macam-macam," kata Hendri saat dihubungi, Senin (29/11/2021).

Hendri mengatakan, banyak nama yang bisa dipertimbangkan untuk menjadi pasangan Airlangga Hartarto yang sudah dipastikan bakal diusung Golkar di Pilpres mendatang. Nama-nama seperti Anies Baswedan atau Ridwan Kamil bisa jadi pilihan.

"Kalau buat Airlangga saya pikir ada nama-nama yang bisa dipertimbangkan, misalnya Anies Baswedan atau Ridwan Kamil. Kalau Ganjar saya kira masih agak jauh karena yang nawarin tempat buat Ganjar kan baru Golkar," imbuh founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Dia pun yakin koalisi Demokrat, Golkar, dan NasDem akan ideal jika masing-masing partai bersepakat tentang siapa yang bakal diusung sebagai orang nomor 1 dan nomor 2 di Pilpres. Sebab dalam poros ini Golkar sudah memastikan Airlangga sebagai capres dan Demokrat juga telah menggadang-gadang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai capres. Tinggal NasDem yang konon akan menentukan calon mereka melalui mekanisme konvensi.

Meski demikian, Hendri berpendapat, Demokrat akan lebih moderat menerima calon yang akan diusung koalisi walaupun AHY urung dicalonkan sebagai kandidat di Pilpres 2024.

"Saya rasa Mas AHY juga paham 2024 belum waktunya buat dia tampil. Mungkin dia harus lebih bersabar untuk mempersiapkan diri di 2029 atau di 2034. Itu kalau menurut saya," ujarnya.

"Kemudian untuk pasangan idealnya Airlangga, itu akhirnya akan bisa dilihat. Masalalahnya dia mau nomor 1 atau nomor 2. Nah itu yang harus dipastikan," katanya.

Lihat juga video 'Partai Golkar Siagakan 9 Juta Saksi Untuk Jaga TPS di Pemilu 2024':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)