Kronologi Penangkapan Pentolan KKB Terlibat Bunuh Staf KPU Yahukimo

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 28 Nov 2021 10:48 WIB
Ilustrasi tangan diborgol
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

Satgas Operasi Nemangkawi menangkap pentolan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB), Temianus Magayang di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua. Satgas Nemangkawi telah mengendus keberadaan Temianus di seputaran PT Indopapua Jalan Gunung Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

"Pukul 10.45 WIT, tim gabungan Polres Yahukimo bersama Satgas Nemangkawi yang dipimpin oleh Katim Satgas-i Unit Yahukimo AKP I Nengah S. Gapar bergerak menuju lokasi sasaran di seputaran PT Indopapua Jalan Gunung Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo untuk melakukan penangkapan," kata Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan pers tertulis, Minggu (28/11/2021).

Ahmad menerangkan pada Sabtu (27/11) pukul 11.40 WIT, Satgas Nemangkawi melihat Temianus melintas dengan menggunakan mobil di seputaran Jalan Gunung Distrik. Tak cukup waktu lama, Satgas Nemangkawi langsung melakukan penangkapan terhadap pentolan KKB itu.

"Pukul 11.40 WIT, tim tiba di lokasi dan melihat mobil Hilux yang ditumpangi oleh DPO Demius Magayang alias Temius Magayang melintas di TKP sehingga tim langsung melakukan penangkapan," tuturnya.

Setelah ditangkap, Temianus kemudian dibawa ke Polres Yahukimo untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah itu, tim gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Nemangkawi membawa Temianus ke RSUD Dekai untuk dilakukan perawatan medis.

"Pukul 12.00 WIT, tim bergerak dari lokasi TKP menuju Polres Yahukimo guna dilakukan pemeriksaan awal. Pukul 12.30 WIT, DPO Demius Magayang alias Temius Magayang langsung dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan medis," ungkap Ahmad.

Dari tangan pelaku, tim gabungan mengamankan satu pucuk senjata api rakitan. Tak hanya itu, ada delapan butir amunisi yang juga turut diamankan.

"Barang bukti yang diamankan di TKP satu pucuk senjata api pendek rakitan, delapan butir amunisi terdiri atas kaliber 5,56 tujuh butir dan kaliber 7,62 satu, satu unit pisau," ujar Ahmad.

Sebelumnya, Temianus sudah menjadi buron selama 1 tahun. Namanya masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Yahukimo sejak 19 September 2020.

Kasatgas Gakkum Nemangkawi Kombes Faisal Ramadhani membeberkan Temianus terlibat dalam sejumlah aksi penembakan dan pembunuhan. Salah satunya adalah pembunuhan terhadap staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo, Hery Jovinsky, tahun lalu.

"Terlibat aksi pembunuhan terhadap staf KPU Yahukimo atas nama Hery Jovinsky (MD) di Jembatan Brasa, Dekai, Yahukimo, tanggal 11 Agustus 2020," tuturnya.

"Terlibat aksi pembunuhan terhadap masyarakat atas nama SAYIB (MD) di Dekai, Yahukimo, tanggal 20 Agustus 2020," sambung Faisal.

Kemudian, Faisal mengatakan, Temianus terlibat dalam aksi pembunuhan terhadap masyarakat atas nama Yausan di Jalan Gunung, Dekai, Yahukimo, pada 26 Agustus 2020.

Selain itu, pembunuhan dan penembakan anggota TNI di ujung Bandara Dekai pada 18 Mei 2021. Bahkan, kata Faisal, Temianus pernah menembaki petugas yang sedang melakukan evakuasi korban.

Simak video 'KSAD Jenderal Dudung Minta Prajurit TNI Rangkul KKB Papua':

[Gambas:Video 20detik]

(whn/idn)