Diguyur Hujan Deras, Puluhan Rumah di Lombok Timur Kebanjiran

Antara - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 16:50 WIB
Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Lombok Timur, NTB mengakibatkan rumah warga di Kelurahan Pancor, Kecamatan Pancor terendam banjir. (ANTARA/sumber warga)
Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Lombok Timur, NTB mengakibatkan rumah warga di Kelurahan Pancor, Kecamatan Pancor, terendam banjir. (ANTARA/sumber warga)
Lombok -

Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengakibatkan rumah warga di Kelurahan Pancor, Kecamatan Pancor, terendam banjir. Tinggi muka air (TMA) setinggi lutut orang dewasa.

"Rumah warga yang terdampak akibat banjir itu sekitar puluhan," ucap Kepala Lingkungan Lauk Masjid Pancor M Taufik Akbar seperti dilansir Antara, Jumat (26/11/2021).

Banjir disebabkan intensitas curah hujan yang tinggi. Selain itu, diduga banjir dampak proyek pengerjaan drainase yang belum tuntas dikerjakan oleh pihak pemborong di jalan Pejanggik, tepatnya depan Masjid At Takwa Pancor.

Jadi, ketika turun hujan, air tergenang dan masuk ke halaman rumah warga melalui gang yang ada di depan SDN 1 Pancor. Bahkan ada air yang masuk ke kamar, tapi tidak ada korban jiwa.

"Kalau sudah jadi drainase di depan Masjid Pancor terutama pembuangan airnya tentunya tidak ada banjir lagi," katanya.

"Alhamdulillah sekarang banjir sudah surut dan warga sedang membersihkan rumahnya akibat genangan air yang masuk tersebut," katanya.

Akbar mengatakan selama ini tidak pernah terjadi banjir di wilayahnya meskipun turun hujan lebat. Namun baru kali ini terjadi genangan air yang masuk ke halaman rumah warga.

"Baru kali ini terjadi banjir, kita berharap kepada pekerja proyek untuk mempercepat pengerjaan drainase tersebut agar cepat selesai," katanya.

Hal yang sama dikatakan Lurah Pancor, Lombok Timur, L Ridho Arindi, mengatakan pihaknya telah menerima laporan adanya banjir di wilayah lingkungan lauk Masjid dengan puluhan rumah warga terendam banjir.

"Kami bersama petugas telah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi warga," katanya.

(jbr/idh)