Bamus Betawi Pimpinan Haji Lulung Dapat Dana Hibah Pemprov DKI Rp 3 M

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 16:39 WIB
Ketua Fraksi DPRD DKI Gembong Warsono
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono (Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Jakarta -

DPRD DKI Jakarta menyepakati nilai nominal dana hibah untuk dua Badan Musyawarah (Bamus) Betawi pada RAPBD 2022 sebesar Rp 4,2 miliar. Salah satu penerima dana hibah adalah Bamus Betawi yang dipimpin oleh eks Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau Haji Lulung sebesar Rp 3 miliar.

"Ya, sesuai dengan KUPA (Kebijakan Umum Perubahan Anggaran) Rp 3 miliar untuk Bamus Betawi. Terus satu lagi Rp 1,2 miliar untuk Bamus Suku Betawi 1982," kata anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat dihubungi, Jumat (26/11/2021).

Dalam pembahasan KUA-PPAS tahun anggaran 2022, eksekutif dan legislatif mulanya sepakat untuk membagi rata nilai nominal dana hibah Rp 4 miliar ke masing-masing Bamus Betawi. Tiap badan musyawarah rencananya mendapatkan dana hibah Rp 2,1 miliar pada 2022.

Setelah melalui dinamika dalam rapat, akhirnya DPRD DKI sepakat nilai nominal dana hibah dibalikkan seperti usulan rancangan kerja pemerintah daerah (RKPD), di mana nominal Bamus Betawi yang dipimpin oleh Haji Lulung dianggarkan sebesar Rp 3 miliar sedangkan untuk Bamus Suku Betawi 1982 pimpinan Bang Oding senilai Rp 1,2 miliar.

Gembong menyebut perubahan anggaran itu karena ada dinamika pembahasan dalam rapat Badan Anggaran beberapa waktu lalu.

"Dinamika pembahasan (rapat) bermacam-macam," ujar Gembong.

Melalui pemberian dana hibah tersebut, Gembong berpesan agar Kesbangpol dapat mempersatukan kedua organisasi.

"Melalui dana hibah kita minta kepada Kesbangpol untuk menyatukan organisasi yang saat ini terpecah. Tujuan utama itu agar apa? Agar budaya Betawi menjadi tuan rumah di ibu kota ini," imbuhnya.

"Tugas utama Bamus Betawi adalah salah satunya kan melestarikan budaya Betawi dari sekian tugas dan tanggung jawab Bamus Betawi, agar budaya Betawi menjadi kekuatan yang luar biasa di DKI Jakarta. Maka akibatnya, kita berikan kepada dua ormas untuk ke depan disatukan dalam bentuk organisasi yang menyatu seluruh elemen di Jakarta," sambungnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak juga Video: Yayasan Waka DPRD Zita Anjani Dapat Hibah Rp 900 Juta, Ini Kata Wagub DKI

[Gambas:Video 20detik]