Ketua DPD Minta Masalah Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Diselesaikan

Inkana Putri - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 16:36 WIB
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meninjau langsung progres pembangunan jalan Tol Padang-Pekanbaru di Padang Pariaman, Sumatera Barat hari ini.
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meninjau langsung progres pembangunan jalan Tol Padang-Pekanbaru di Padang Pariaman, Sumatera Barat hari ini. Pada kesempatan tersebut, ia meminta agar segala permasalahan pembangunan tol dapat segera diselesaikan.

"Pembangunan infrastruktur sangat penting karena akan mendukung juga pengembangan sejumlah sektor, seperti ekonomi dan pariwisata. Untuk itu, segala permasalahan harus diselesaikan," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (26/11/2021).

Terkait hal ini, LaNyalla juga meminta pemerintah untuk memastikan kualitas jalan tol. "Pemerintah harus benar-benar memastikan jalan tol yang dibangun memiliki kualitas bagus. Jangan nanti mudah rusak atau bahkan mudah rawan kecelakaan," ujarnya.

Senator asal Jawa Timur ini pun berharap dibangunnya jalan tol dapat meningkatkan ekonomi para UMKM. Menurutnya, pemerintah dapat membuat rest area yang bermanfaat bagi para UMKM dan masyarakat setempat.

"UMKM di sekitar tol harus tetap hidup. Mereka bisa didukung dengan pembuatan rest area Jalan tol harus mampu menopang kualitas dan bisa digunakan rakyat," jelasnya.

Di sisi lain, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah merespons positif atas kunjungan LaNyalla. Mahyeldi pun mengatakan pihaknya akan terus mengawal proyek Tol Padang-Pekanbaru. Selain itu, Mahyeldi juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan tanah dan pembangunan.

"Terima kasih kami sampaikan kepada Ketua DPD yang hadir bersama rombongan dan memberikan perhatiannya kepada pembangunan infrastruktur kami. Kalo kita dari provinsi, kami akan terus kawal. Salah satu tugasnya yang pertama restrukturisasi. Kita bahas restrukturisasi dengan bupati, wali kota sepanjang jalan yang dilewati. Setelah restrukturisasi, tugas kami adalah memastikan tidak ada masyarakat yang tidak setuju," ujarnya.

"Selanjutnya PUPR yang melaksanakan pembangunan. Insya Allah kita di pemerintah provinsi semuanya akan membantu permasalahan ini," pungkasnya.

Sebagai informasi, Tol Pekanbaru-Padang memiliki panjang 254 kilometer dan terbagi menjadi enam seksi. Seksi ini meliputi, Seksi 1 Padang-Sicincin sepanjang 36,15 kilometer; Seksi 2 Sicincin-Bukittinggi 38 kilometer; dan Seksi 3 Bukittinggi-Payakumbuh 34 kilometer. Kemudian, Seksi 4 Payakumbuh-Pangkalan 58 kilometer; Seksi 5 Pangkalan-Bangkinang 56 kilometer; dan Seksi 6 Bangkinang-Pekanbaru 40 kilometer.

Pembangunan Tol Pekanbaru-Padang dilakukan oleh PT Hutama Karya (Persero) dengan nilai investasi Rp 78 triliun melalui Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang ditandatangani pada tanggal 11 Oktober 2017.

Dalam kunjungannya ke proyek Tol Pekanbaru-Padang, LaNyalla turut disambut Asisten II Setdaprov Sumbar Benni Warlis, dan Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmang. Hadir pula senator dari Sumbar hadir Emma Yohana, Leonardy, Muslim Yatim, dan Alirman Sori.

Sementara beberapa senator di luar Sumbar yang hadir di antaranya Ahmad Bastian dan Bustami Zainuddin (Lampung), Angelius Wake Kako dan dr. Asyera Wundalero (NTT), Fadhil Rahmi (Aceh), Bambang Santoso (Bali), Bambang Sutrisno (Jawa Tengah), Evi Apita Maya (NTB), serta Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifudin Alamsyah dan Togar M Nero.

(akd/ega)