Anggiat Pasaribu Ngaku Numpang Mobil Dinas Pati TNI, Simak Lagi Aturannya

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 12:44 WIB
Mobil dinas TNI yang dinaiki Anggiat Pasaribu setelah cekcok dengan Arteria Dahlan
Foto: Mobil dinas TNI yang dinaiki Anggiat Pasaribu setelah cekcok dengan Arteria Dahlan (dok. Instagram Ahmad Syahroni)
Jakarta -

Anggiat Pasaribu mengaku hanya numpang saat menaiki mobil dinas TNI AD berpelat nomor 75194-03 saat di Bandara Soekarno-Hatta. Seperti apa aturan penggunaan mobil dinas?

Jika dilihat di aturan Mennpan-RB Nomor PER/87/M.PAN/8/2005 Tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, di sana disebut kendaraan dinas hanya bisa digunakan untuk kepentingan dinas. Mobil dinas tidak bisa dipakai jika tidak untuk kepentingan dinas.

Berikut aturannya:

Penggunaan Kendaraan Dinas Operasional
A. Kendaraan Dinas Operasional hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi.
B. Kendaraan Dinas Operasional dibatasi penggunaannya pada hari kerja kantor,
C. Kendaraan Dinas Operasional hanya digunakan di dalam kota, dan pengecualian penggunaan ke luar kota atas ijin tertulis pimpinan Instansi Pemerintah atau pejabat yang ditugaskan sesuai kompetensinya.

Untuk diketahui, mobil dinas TNI AD bernopol 75194-03 sempat datang menjemput Anggiat Pasaribu setelah terlibat cekcok dengan anggota komisi III DPR RI Arteria Dahlan dan ibundanya. Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, turun langsung menyelidiki pelat mobil tersebut. Hasilnya, mobil tersebut menurutnya digunakan brigjen TNI yang kini berdinas di Badan Intelijen Negara (BIN).

"Kendaraan tersebut digunakan oleh Brigjen TNI yang kini telah pindah tugas ke BIN," ucap TB Hasanuddin, Senin (22/11).

Mobil tersebut merupakan kendaraan dinas milik Kodam Jayakarta. "Dari informasi yang kami dapat, ternyata perempuan itu bersama pria berpangkat brigjen. Terkait hubungan keduanya masih kami telusuri," kata Hasanuddin.

Terkait hal itu, Anggiat Pasaribu atau yang akrab disapa rindu mengatakan dia hanya menumpang mobil dinas Brigjen Zamroni. Anggiat mengaku tidak memiliki fasilitas mobil dinas.

"Fasilitas (mobil) itu yang pakai Abang sendiri (Brigjen Zamroni) karena kan Abang di situ, Rindu kan cuma numpang," kata Rindu saat konferensi pers di ruang rapat Fraksi PDIP, gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (25/11).

Rindu menekankan hanya menumpang di mobil dinas pati TNI AD tersebut lantaran yang menyopiri mobil itu adalah suaminya.

"Kan video Abang lihat sendiri ada abang Rindu juga di situ, bukan Rindu pakai sendiri, Rindu cuma numpang ikut, Bang," ucapnya.

"Yang bawa mobil kan suami Rindu, Rindu perginya bertiga, Bang," lanjut dia.

Rindu lantas meminta agar persoalan mobil dinas dan sosok Brigjen Zamroni tidak dibahas lebih lanjut. Dia juga mengaku sudah meminta maaf atas perseteruan yang terjadi dengan Arteria Dahlan dan ibunya.

"Jadi mohon maaf, Rindu ke sini mau minta maaf sama Ibu, sama Abang, bukan untuk cari pembenaran, bukan segala macam. Jadi Rindu mohon jangan dipelintir. Rindu tahu Rindu khilaf, Rindu salah, tapi kalau Rindu terus digituin, Rindu bingung," ujarnya.

Simak Video: Perjalanan Arteria Vs Anggiat: Ribut di Soetta, Berdamai di Ruang Fraksi PDIP

[Gambas:Video 20detik]




(zap/imk)