MacBook Rp 67 Juta Diduga Dibawa Kabur Kurir, Untung Store Lapor Polisi

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 21 Nov 2021 11:59 WIB
Ilustrasi Macbook Pro, Macbook Pro
Ilustrasi MacBook. (Foto: Photo by Marcin Nowak on Unsplash)
Jakarta -

Pemilik toko Untung Store, Untung Putro, melaporkan dugaan penggelapan yang dilakukan oleh oknum kurir dari ojek online (ojol) ke polisi. Untung menduga oknum kurir itu membawa kabur barang pesanan dari salah satu marketplace berupa MacBook seharga Rp 67 juta.

Untung selaku pemilik dari Untung Store awalnya membeli MacBook Pro M11 seharga Rp 67 juta pada 12 November 2021 yang sedianya dikirim melalui kurir ojol. Namun, tunggu punya tunggu, laptop keluaran Apple itu tak sampai ke tangannya.

"Harusnya sampai itu jam 5 atau 6 sore tapi barangnya kami tunggu sampai 23.30 WIB nggak sampai juga," kata Untung saat dihubungi, Minggu (21/11/2021).

Singkatnya, Untung meminta pihak marketplace menginvestigasi masalah ini dan disimpulkan bahwa barang pesanannya hilang. Untung sendiri sempat mendapatkan identitas berupa KTP dari oknum kurir itu, tetapi setelah dilacak ternyata orang tersebut tidak tinggal di alamat itu.

Untung pun menyebarkan informasi ini di media sosialnya. Setelah itu, ternyata banyak yang menghubungi Untung bahwa oknum kurir itu bermasalah.

"Setelah viral banyak yang hubungi saya, ternyata ada 15 orang yang pernah jadi korban orang tersebut juga. Jadi orang ini residivislah, sindikatlah. Dia modusnya jual-beli akun ojek online," kata Untung.

Tak tinggal diam, Untung melaporkan hal ini ke Polda Metro Jaya. Dia berharap peristiwa ini bisa segera diusut polisi.

"Jadi akun yang dipakai itu beda-beda setiap melakukan modus kejahatan tersebut. Terus abis itu saya data orang-orang korban itu, abis itu saya baru kemarin sempat laporan ke Siber Polda Metro Jaya," kata Untung.

"Terus pagi ini baru BAP. Ya harapan saya segera ketangkep sih," imbuhnya.

Redaksi detikcom telah menghubungi Polda Metro Jaya perihal ini. Namun sambungan telepon maupun komunikasi melalui layanan pesan singkat detikcom belum mendapat respons.

Tonton juga: 'Kisah Pengabdian Luar Biasa Perawat Lansia'

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/dhn)