Bentrok Warga Pecah di Timika Papua, Puluhan Orang Ditangkap

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 20 Nov 2021 20:34 WIB
Aparat mendatangi lokasi bentrok antardua kelompok warga di sekitar Lapangan Jayanti, Jalan Yos Sudarso, Sempan, Timika, Sabtu (20/11/2021)
Polisi mendatangi lokasi bentrok dua kelompok warga di Jalan Yos Sudarso, Sempan, Timika, (Foto: ANTARA/Evarianus Supar)
Timika -

Bentrokan dua kelompok warga terjadi di sekitar Lapangan Jayanti, Sempan, Timika, Papua. Polres Mimika bergerak dengan mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat bentrokan tersebut.

Kabag Ops Polres Mimika AKP Dionisius VD Paron Helan mengatakan bentrokan warga yang masih satu suku itu pecah sejak Jumat (19/11) malam. Bentrokan kemudian berlanjut pada Sabtu siang mulai pukul 14.30 WIT.

"Mereka masih sesama suku, masih keluarga. Beberapa pelaku yang membawa senjata tajam sudah kami amankan," kata Dionisius seperti dilansir dari Antara, Sabtu (20/11/2021).

Demi mencegah bentrokan berlanjut, aparat gabungan dari Polres Mimika dan Polsek Mimika Baru langsung memburu para pelaku hingga ke semak-semak di belakang Lapangan Jayanti. Puluhan warga yang diamankan langsung digelandang ke kantor pelayanan Polres Mimika untuk dimintai keterangan.

"Kami semua tim gabungan termasuk Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Intel, Kapolsek Mimika Baru, turun ke lapangan untuk mencegah tidak terjadi bentrok yang mengakibatkan jatuhnya korban. Anggota masih disiagakan di lokasi. Sesuai perintah pimpinan, siapa pun melakukan perbuatan pidana dan melanggar hukum kita proses sesuai hukum yang berlaku di negara ini," Dionisius menjelaskan.

Awal mula bentrok kedua kelompok warga itu dipicu oleh sengketa kepemilikan lahan di kawasan irigasi, dekat Pasar Sentral Timika.

Belum puas dengan bentrok pada Jumat (19/11) malam, sekelompok orang mendatangi beberapa tempat usaha di Jalan Yos Sudarso, depan Lapangan Jayanti, Sempan, Timika, pada Sabtu siang lalu melakukan perusakan tempat-tempat usaha tersebut. Terdapat tiga tempat usaha yang dirusak kelompok pelaku, yaitu satu kios, warung makan, dan bengkel serta satu rumah tinggal.

Informasi yang dihimpun di lapangan, para pelaku yang dipimpin FR hendak mencari kelompok E. Namun, setelah E tidak ditemukan, para pelaku merusak beberapa tempat usaha tersebut.

Tindakan main hakim sendiri para pelaku itu kontan saja membuat arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso, Timika, macet total.

Suardi, pemilik kios yang juga dirusak, mengatakan tidak terima tempat usahanya menjadi sasaran amukan para pelaku. Dia memperlihatkan kaca, kulkas, dan etalase barang jualan miliknya yang hancur berantakan.

"Saya tidak terima karena tempat usaha saya dirusak. Saya ini tidak tahu apa-apa persoalan mereka, tapi mengapa usaha saya jadi korban. Saya minta kepada polisi agar para pelaku ditangkap," imbuh Suardi.

(fas/idh)