Hadiri Pertemuan 32 Kepala Daerah PKS Se-RI, Ridwan Kamil: Harus Kreatif

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 20 Nov 2021 14:22 WIB
Ridwan Kamil mengizinkan warga silaturahmi asalkan protokol kesehatan ketat
Ridwan Kamil (Foto: dok. Humas Pemprov Jabar)
Jakarta -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta sejumlah gubernur lainnya menghadiri acara lokakarya Peningkatan Kinerja Kepala Daerah yang digelar Badan Pembinaan Kepemimpinan Daerah (BPKD) DPP PKS di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ridwan Kamil berbicara terkait kiat menjaga kesejahteraan rakyat meski di tengah pandemi.

Acara yang dihadiri 32 orang kepala daerah dan wakil kepala daerah PKS dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia ini digelar di Hotel Jayakarta, Senggigi, Lombok Barat, NTB, Jumat (19/11/2021). Selain oleh Ridwan Kamil, acara ini dihadiri oleh Ketua Majelis Syuro PKS Dr Salim Segaf Aljufri, Gubernur Nusa Tenggara Barat sekaligus Ketua BPKD DPP PKS Zulkieflimansyah, dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Dalam acara tersebut, Ridwan Kamil sempat memberikan kiat atau cara agar kepala daerah tetap bisa menjaga kesejahteraan rakyat di tengah pandemi COVID-19. Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menyebut kepala daerah harus kreatif mencari sumber anggaran non-APBN.

"Pimpinan daerah harus kreatif dan proaktif mengetuk semua pintu sumber anggaran non-APBN agar kesejahteraan rakyat tetap terjaga di masa pandemi," ucap Kang Emil.

Bukan hanya Ridwan Kamil, Zulkieflimansyah sempat memberi pemaparan terkait pentingnya pemimpin daerah mempunyai visi besar kebangsaan, antara lain dengan peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan. Dia mengaku tengah melakukan itu dengan mengirim 1.000 putra-putri NTB bersekolah ke mancanegara.

"Kami memanggil semua ilmuwan terbaik Indonesia dari luar negeri untuk mengajar di NTB dengan bayaran yang sama di luar negeri. Dan menerima mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia, sebagian besar dengan beasiswa," ucap Zul.

Tak hanya itu, Zul juga berbagi kisah sukses di balik keberhasilan mewujudkan pembangunan Sirkuit Internasional Mandalika. Menurutnya, ini merupakan hasil sinergi saling memberi dan memperbaiki dari berbagai pihak di Indonesia.

"Dengan pendekatan membuka hati pada semua, segala kebaikan bisa diterima oleh daerah untuk kemakmuran rakyat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Syuro PKS Dr Salim menyampaikan pesan kepada para pimpinan daerah PKS. Dia menyinggung terkait pentingnya jembatan kebersamaan untuk kontestasi Pemilu 2024.

"Jembatan itu tak boleh rusak oleh apa pun, termasuk kontestasi pemilu. Sebab, kita semua akan selalu melalui jembatan itu setiap saat untuk menuntaskan amanah kepemimpinan kepala daerah," ujar Salim.

Lihat juga Video: Sri Mulyani: Ada 127 Kepala Daerah Jadi Terpidana Korupsi Sejak 2004

[Gambas:Video 20detik]




(maa/idh)