Cerita Komisioner Komnas HAM Soal Moeldoko Diusir Massa Aksi Kamisan

Firda Cynthia Anggrainy Al Djokya - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 13:36 WIB
Beka Ulung Hapsara
Foto: Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara (Ari Saputra-detik)
Jakarta -

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menceritakan insiden saat Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko, diusir massa Aksi Kamisan Semarang saat mendadak hadir ke lokasi aksi di seberang Mal Paragon, Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Beka menuturkan bahwa kehadiran Moeldoko siang itu merupakan tindakan spontan.

"Yang terjadi memang spontanitas dari Kepala Staf Kepresidenan, saya dari Komnas HAM, Wali Kota Semarang, Wali Kota Kediri, juga Kapolrestabes Semarang untuk menemui kawan-kawan Aksi Kamisan yang sedang menyampaikan aspirasi mereka. Jadi tidak ada rencana sama sekali sebelumnya," ujar Beka saat dihubungi, Jumat (19/11/2021).

Ia mengatakan, kehadiran para pejabat saat itu untuk mendengarkan aspirasi dan tuntutan dari massa aksi. Lantas, substansi tuntutan yang mereka suarakan akan dijadikan catatan oleh pemerintah untuk ditindak lanjuti.

"Kami hanya ingin mendengar, bertemu, dan berdialog dengan kawan-kawan tersebut sehingga pesan yang disampaikan oleh kawan kawan Aksi Kamisan tersebut secara substantif bisa kami respons dan kalau perlu kami tindak lanjuti sehingga apa yang jadi harapan mereka bisa lebih maju dipenuhi pemerintah atau negara," kata dia.

Ia mengatakan bahwa dirinya, Moeldoko, dan pejabat pemerintahan lain hendak menciptakan dialog dengan massa Aksi Kamisan. Namun, dialog itu tak terjadi ketika reaksi massa aksi berkehendak lain.

"Kami belum sampai menyampaikan apapun, merespons apapun, karena memang tidak ada kesempatan untuk itu," kata Beka.

"Ya, kalau ini melihat bahwa kami tidak ada kesempatan untuk bicara, sehingga ya kami memutuskan sudah cukup," sambungnya.

Beka melanjutkan, massa aksi terus-terusan meneriakkan aspirasi dan tuntutannya mengenai penuntasan HAM di Indonesia. Lantas, ujar Beka, dirinya dan Moeldoko memutuskan untuk meninggalkan lokasi saat situasi dinilai sudah cukup.

"Memang kawan-kawan Aksi Kamisan terus menyuarakan tuntutannya dan kesempatan kami merespons atau kami menyampaikan sesuatu tidak ada. Setelah situasi dirasa cukup, kami kemudian balik lagi ke venue festival HAM untuk meneruskan agenda berikutnya," kisah Beka.

Simak Video: Detik-detik Moeldoko Diusir Massa Aksi Kamisan di Semarang

[Gambas:Video 20detik]