Wagub DKI: Hibah Rp 486 Juta Bukan untuk Yayasan, tapi Biaya Makan Santri

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 23:14 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan sidak di perkantoran dan pusat perbelanjaan Ibu Kota. Sidak dilakukan untuk pastikan aturan PPKM diterapkan.
Ahmad Riza Patria (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan peruntukan dana hibah Rp 486 juta untuk Yayasan Pondok Karya Pembangunan (PKP). Dana hibah itu akan digunakan untuk biaya konsumsi para santri di yayasan tersebut.

"Jadi dana hibah Rp 486 juta bukan untuk yayasan. Dana ini adalah biaya untuk makan siswa atau santri," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (18/11/2021).

Riza memaparkan hibah ini berbentuk subsidi biaya konsumsi selama 6 bulan. Nantinya, masing-masing santri diberi subsidi makan sebesar Rp 30 ribu dalam sehari.

"Dana itu sangat kecil, cuman untuk makan 1 kali makan Rp 10 ribu kali 3 kali makan sehari. Kali 30 hari dalam sebulan kali 6 bulan (lalu) kali 90 siswa atau santri, jadilah Rp 486 juta," terang Riza.

"Itu bukan untuk yayasan, tapi untuk biaya makan santri yatim-piatu sebanyak 90 orang selama setahun 2022 itu selama 6 bulan di-cover. Jadi yayasan harus mencari lagi pembiayaan (untuk kekurangannya)," sambungnya.

Politikus Gerindra itu menyatakan dana ini nominalnya lebih kecil dibandingkan Panti Asuhan yang dikelola oleh Pemprov DKI. Di panti asuhan, biaya makan anak mencapai Rp 47 ribu per hari.

"Tentu yayasan akan mencari sumber-sumber lain, mudah-mudahan masyarakat bisa membantu. Sekali lagi uang itu untuk kepentingan santri, yatim-piatu, duafa. Bukan untuk yayasan," tegasnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.