Menko PMK Minta Bansos yang Diterima 31.624 ASN Dikembalikan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 19:23 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy
Menko PMK Muhadjir (Dok Humas Kemenko PMK)
Jakarta -

Sebanyak 31.624 aparatur sipil negara (ASN) terdata menerima bantuan sosial (Bansos). Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta agar bansos yang diterima ASN tersebut harus dikembalikan.

"Itu seharusnya dikembalikan kalau memang salah, apalagi itu ASN, harus dikembalikan. (Tahapan pengembalian) nanti biar diatur Kemensos," kata Muhadjir di Pasar Kenari, Jakarta Pusat (Jakpus), Kamis (18/11/2021).

Muhadjir tak menampik masih ada kesalahan dalam proses Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) penerima bansos. Kesalahan DTKS, kata Muhadjir, bisa terjadi karena disengaja.

"Memang dalam data DTKS itu ada namanya exclusion error dan inclusion error yaitu mereka yang seharusnya berhak malah tidak dapat atau sebaliknya mereka yang semestinya tidak berhak malah dapat. Dan itu harus terus dirapikan dan kejadian itu bisa karena sengaja, tapi sebagian besar kadang-kadang juga tidak sengaja," ujarnya.

Muhadjir menuturkan pemerintah melalui kementerian terkait saat ini masih terus memperbaiki DTKS. Sebab, kata Muhadjir, DTKS menjadi landasan bagi pemerintah memberikan bantuan sosial yang tepat sasaran.

"Karena itu hari-hari ini kita juga sedang terus merapikan data kesejahteraan sosial namanya DTKS, karena itu menjadi landasan dasar untuk memberikan bantuan sosial pada mereka yang berhak," tuturnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Pelaku Sektor Pariwisata Bakal Dapat Insentif Rp 600 Ribu Akhir Bulan Ini':

[Gambas:Video 20detik]