Pesan Kepala BPIP ke Siswa SPN Bukit Kaba: Jangan Pernah Lawan Negara

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 18:55 WIB
Kepala BPIP
Foto: BPIP
Jakarta -

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi mengunjungi Sekolah Polisi Negara (SPN) Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Rabu (17/11) kemarin. Di kesempatan itu, Yudian memberikan arahan tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan.

Tak hanya itu, Yudian mengajak ratusan calon siswa bintara remaja Polri untuk menjadi pahlawan Indonesia di masa depan dengan mengisi kemerdekaan sebagai anggota Polri yang baik. Ia juga berpesan agar mereka selalu setia kepada NKRI dan tak melawan negara.

"Jangan pernah melawan negara. Karena melawan negara di manapun pasti dihukum," kata Yudian dalam keterangan tertulis, Kamis (18/11/2021).

Di hadapan calon anggota Polri, Yudian juga mengimbau mereka untuk selalu berpegang pada Bhinneka Tunggal Ika sehingga tak dijajah kembali. Bahkan, Yudian juga meminta mereka agar tak mudah untuk diadu domba.

"Pegang selalu persatuan dan Bhineka Tunggal Ika. Jangan tertipu. Jangan melawan negara baik dengan cara penyalahgunaan narkoba, terorisme, ataupun separatisme," ujar Yudian.

Yudian pun meminta para calon bintara Polri untuk memahami dua peristiwa di Indonesia, yakni Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan. Menurutnya, Sumpah Pemuda dan nilai-nilai kepahlawanan berperan pada zaman perjuangan dulu sehingga Indonesia dapat mengusir penjajah Jepang maupun Belanda. Padahal, Indonesia saat itu belum memiliki perangkat persenjataan yang canggih.

Oleh karena itu, ia menyebut semua warga negara Indonesia harus bersyukur lahir dan tinggal di Indonesia. Mengingat Indonesia yang diberkahi Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Karena dulu kita bersatu dan gotong royong maka kita bisa menang. Cara bersyukurnya adalah dengan mengisi kemerdekaan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPN Bukit Kaba Kombes Asrial Kurniansyah mengatakan para siswa harus bangga mendapat arahan langsung dari Kepala BPIP. Sebab, tidak semua SPN di Indonesia mendapat kesempatan pembinaan langsung oleh kepala BPIP.

Ia juga berpesan agar para siswa untuk menyerap pesan-pesan dari kepala BPIP dan menerapkan nilai Pancasila dalam bertugas dan kehidupan sehari-hari.

"Seperti kata bapak Kepala BPIP tadi, jadilah pahlawan Polri di masa mendatang," pungkasnya.

Sebagai informasi, kunjungan kerja BPIP dihadiri sejumlah pimpinan BPIP di antaranya, Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan, Prakoso, Direktur Sosialisasi dan Komunikasi Akbar Hadi Prabowo. Selain itu, hadir pula unsur dari pejabat daerah dan DPRD Rejang Lebong.

Adapun SPN Bukit Kaba memiliki ratusan orang calon siswa bintara remaja Polri. Mereka terdiri dari 37 calon bintara asal Polda dan 147 dari Polda Papua Barat. Sementara, yang berasal dari Polda Bengkulu sebanyak 229 orang.

(ncm/ega)