Kemlu Gelar Forum Ekonomi Bisnis Se-ASEAN, Ini Kesiapannya

Atta Kharisma - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 10:45 WIB
Gedung Kementerian Luar Negeri (Kemlu)
Foto: Seysha Desnikia/detikcom
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN akan menyelenggarakan ASEAN Creative Economy Business Forum (ACEBF) yang akan diselenggarakan secara hybrid selama tujuh hari ke depan. Acara ini digelar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat ketangguhan dan kemampuan sektor dalam menghadapi tantangan dan kesempatan pasca pandemi.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri, Sidharto Reza Suryodipuro mengatakan penyelenggaraan ACEBF merupakan bagian dari upaya Kementerian Luar Negeri RI untuk mempromosikan diplomasi digital sebagai salah satu upaya pemulihan dan penguatan perekonomian Indonesia dan kawasan.

"Penyelenggaraan ACEBF bersinergi dengan International Conference on Digital Diplomacy (ICDD) yang kedua kegiatan tadi siang telah diresmikan secara bersama oleh Menteri Luar Negeri RI," terang Sidharto dalam keterangan tertulis, Rabu (17/11/2021).

Rangkaian program dalam ACEBF merupakan implementasi dari ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF) dalam mengarusutamakan ekonomi kreatif (ekraf). Rangkaian program tersebut juga bertujuan Penyelenggaraan ACEBF memanfaatkan momentum International Year Economy for Sustainable Development 2021. Ekraf berbasis teknologi digital menjadi salah satu fokus yang akan terus didorong Indonesia pada G20 serta ASEAN.

"Dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan industri ekraf secara luas dari berbagai negara anggota ASEAN, negara mitra dan organisasi internasional, ACEBF diharapkan dapat menjadi wadah, tidak hanya untuk bertukar pandangan dan pengalaman mengenai terciptanya ekosistem ekraf yang inklusif; tetapi juga menjadi ajang bagi pelaku ekraf untuk melakukan business matching dengan investor dan mitra potensial dari negara-negara ASEAN dan Mitra Eksternal ASEAN," kata Sidharto.

Secara khusus, ACEBF akan menghadirkan ASEAN Virtual Showcase of Products and Services mulai 16 November hingga 23 November 2021. Showcase tersebut mendatangkan lebih dari 30 UMKM di bidang ekonomi kreatif yang dipilih oleh tim kurator khusus dari beberapa negara anggota anggota ASEAN yakni Indonesia, Laos, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Dari 30 UMKM tersebut, 18 diantaranya berasal dari Indonesia.

ACEBF juga menggelar Virtual Business Matching yang ditujukan sebagai business networking, deals, dan partnership pelaku ekraf ASEAN dengan calon buyers atau mitra. Terakhir, akan ada acara terbuka untuk publik lewat ACEBF Panel Discussion.

Sidharto berharap agar ACEBF dapat menumbuhkan solidaritas Komunitas ASEAN dan menanamkan Identitas ASEAN.

"Last but certainly not the least, harapan kami, kegiatan ACEBF ini dapat menciptakan juga rasa saling memiliki di antara pemangku kepentingan terhadap ekraf di ASEAN; menumbuhkan solidaritas Komunitas ASEAN; dan menanamkan Identitas ASEAN," pungkasnya.

Lihat juga video 'Kemlu: Kasus Diplomat Nigeria Insiden yang Berdiri Sendiri':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)