Hari Toilet Sedunia 19 November, Bagaimana Awal Mulanya?

Mutia Safira Fitri - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 20:37 WIB
Hari Toilet Sedunia diperingati setiap tanggal 19 November tiap tahunnya.
Hari Toilet Sedunia 19 November, Bagaimana Awal Mulanya? / Foto: Getty Images/iStockphoto/indigosmx
Jakarta -

Hari Toilet Sedunia diperingati setiap tanggal 19 November tiap tahunnya. Hari Toilet Sedunia merupakan kampanye untuk mengatasi krisis sanitasi global dan mencapai 6 poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Pembicaraan mengenai pentingnya sanitasi oleh PBB pertama kali dilakukan dalam KTT Toilet Dunia pada 19 November 2001. Pada saat yang sama, Organisasi Toilet Dunia didirikan oleh PBB. Adanya Hari Toilet Sedunia diharapkan mampu meningkatkan kesadaran global terhadap krisis sanitasi yang ada.

Simak informasi berikut mengenai Hari Toilet Sedunia yang detikcom rangkum dari World Toilet.

Hari Toilet Sedunia: Fakta Krisis Sanitasi

Kampanye toilet punya kepentingan tersendiri. Tak hanya sebagai bagian dari fasilitas sanitasi untuk manusia, toilet lebih penting dari yang dibayangkan. Kampanye toilet sendiri bermula dari adanya krisis sanitasi yang kemudian direkognisi oleh PBB

Masih merujuk situs World Toilet, berikut fakta terkait krisis sanitasi:

  • Anak-Anak

Sekitar 297.000 anak balita meninggal setiap tahun karena diare yang disebabkan oleh sanitasi dan kebersihan yang buruk, atau air minum yang tidak aman.

  • Pendidikan/Perempuan

Hampir sebagian sekolah di dunia tidak memiliki fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air yang tersedia untuk siswa. Sementara itu, toilet yang aman dan bersih berkaitan dengan tingkat kehadiran anak perempuan di sekolah. Kurangnya toilet yang bersih dan aman itu membuat banyak anak perempuan kehilangan pendidikan.

  • Buang Air Besar Terbuka
    Lebih dari setengah populasi global atau 4,2 miliar orang kekurangan sanitasi yang aman. Secara global, setidaknya 2 miliar orang menggunakan sumber air minum yang terkontaminasi tinja.
  • Investasi
    Keuntungan investasi dalam sistem sanitasi yang memadai cukup besar. Setiap $1 yang dikeluarkan untuk sanitasi dapat menghemat $5 biaya medis dan peningkatan produktivitas.

Dengan adanya fakta-fakta tersebut, pemerintah diharapkan mampu memberikan perhatian lebih pada sanitasi. Sejak saat itu, 19 November ditetapkan sebagai peringatan tahunan Hari Toilet Sedunia.

Hari Toilet Sedunia: Perwujudan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Hari Toilet Sedunia merupakan sebuah langkah yang dilakukan PBB untuk mengatasi krisis sanitasi global dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan poin 6. Dilansir dari situs Sustainable Development Goals 2030 Indonesia, poin 6 bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan manajemen air bersih yang berkelanjutan dan sanitasi bagi semua pada tahun 2030.

Adapun beberapa target yang hendak dicapai poin 6 adalah sebagai berikut:

  1. Pada tahun 2030, mencapai akses universal dan adil terhadap air minum yang aman dan terjangkau.
  2. Pada tahun 2030, mencapai akses sanitasi dan kebersihan yang memadai dan merata untuk semua, dengan memberi perhatian lebih pada kebutuhan perempuan, anak perempuan dan mereka yang rentan.
  3. Pada tahun 2030, meningkatkan kualitas air.
  4. Pada tahun 2030, secara substansial meningkatkan efisiensi penggunaan air di semua sektor dan memastikan pasokan air tawar yang berkelanjutan.
  5. Pada tahun 2030, menerapkan pengelolaan sumber daya air yang terhubung di seluruh tingkatan, termasuk melalui kerjasama lintas batas.
  6. Pada tahun 2020, melindungi dan memulihkan ekosistem yang berhubungan dengan air termasuk di antaranya pegunungan, hutan, lahan basah, sungai dan danau.
    Poin-poin tersebut menjadi pedoman yang diberikan PBB bagi negara-negara sehingga krisis sanitasi dapat ditanggapi dengan baik.

Lebih lanjut, simak ulasan mengenai perayaan Hari Toilet Sedunia tahun ini di halaman selanjutnya.