Diduga Cabuli Belasan Anak, Pria di Jaksel Nyaris Diamuk Massa

Nahda Rizki Utami - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 11:54 WIB
Ilustrasi pelecehan
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Seorang pria di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, hampir menjadi bulan-bulanan massa. Pria berinisial F (27) ini diduga telah mencabuli belasan anak.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya membenarkan adanya kejadian tersebut. Pelaku diamankan polisi pada Senin (15/11/2021) malam.

"Iya betul, itu pelakunya sudah diamankan di Polres. Semalam kita amankan karena mau diiniin (dikeroyok) sama massa, jadi kita langsung amankan ke Polres," ujar Kompol Endang saat dihubungi wartawan, Selasa (16/11).

Endang mengaku belum mendapatkan informasi lebih detail terkait dugaan pencabulan yang dilakukan oleh pelaku. Ia juga tidak mengetahui berapa jumlah korban pencabulan pelaku.

"Itu langsung dibawa ke Polres, saya nggak monitor. Yang menangani Polres," imbuhnya.

Diduga Ada 14 Korban

Salah satu orang tua korban berinisial A mengatakan korban diperkirakan berjumlah 14 orang. Selain anaknya, dua orang keponakannya diduga dicabuli oleh pelaku.

"Itu total kurang-lebih ada 14 anak, itu masih di bawah umur semua," kata A.

Menurut A, pelaku telah melakukan tindakan asusila. Ia menduga pelaku memiliki seks menyimpang.

"Itu setelah kejadian ternyata ada yang melebihi batas wajar sampai ditunjukin kemaluannya. Sampai harus... ya udah menyimpang lah perlakuan seksnya dia dari si tersangka ini," jelasnya.

A mengaku geram setelah mengetahui anaknya menjadi korban pencabulan pelaku. Pencabulan pelaku terungkap setelah orang tua korban lain melapor ke RT.

"Terungkap semalam setelah dari anak tetangga nih, korban melapor ke temannya dan dari ibunya lapor ke RT setempat," katanya.

Kabar pencabulan yang dilakukan pelaku menyebar cepat. Warga kesal hingga mendatangi rumah pelaku.

"Lalu ramai warga di sini, mungkin ya sempat ramai karena warga di sini sempat merasa kesal dengan kejadian ini," tuturnya.

Polisi kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku masih diperiksa di Polres Metro Jakarta Selatan.

(mea/mea)