KPK Periksa Eks Bupati Kukar di Lapas Tangerang Terkait Azis Syamsuddin

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 15 Nov 2021 11:52 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Foto: Andhika Prasetya/detikcom)
Jakarta -

Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah. Kasus ini telah menyeret eks Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (AZ) sebagai tersangka.

"Hari ini (15/11) pemeriksaan saksi TPK suap penanganan perkara tindak pidana korupsi yang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah untuk tersangka AZ," kata Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding kepada wartawan, Senin (15/11/2021).

Ipi mengatakan Rita akan diperiksa di Lapas Klas IIA Tangerang. Rita diketahui merupakan terpidana kasus korupsi terkait perizinan proyek pada dinas Pemkab Kukar.

"Pemeriksaan dilakukan di Lapas Klas IIA Tangerang atas nama Rita Widyasari, Mantan Bupati Kutai Kartanegara," kata Ipi.

Sebelumnya, Rita Widyasari sempat mengungkapkan awal mula dia mengenal mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju alias Robin. Rita mengatakan dia mengenal Robin karena dikenalkan mantan anggota DPR RI Azis Syamsuddin.

Awalnya, Rita ditanya mengenai Azis Syamsuddin. Rita mengatakan sangat mengenal Azis karena satu partai dan berada di organisasi yang sama.

"Kenal (Azis Syamsuddin) beliau adalah teman saya, sahabat saya, suami kakak saya, yang saya kenal sejak di KNPI dan Golkar beliau. Beliau adalah teman saya di beberapa kegiatan Koesgoro, misalnya," ucap Rita dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Senin (18/10).

Rita mengaku Azis pernah mengunjunginya di Lapas Tangerang. Saat itu, Azis mengenalkan Robin yang merupakan penyidik KPK.

"Pernah (bertemu di Lapas) September 2020, waktu itu membahas Golkar karena mau ada pergantian Ketua Golkar, juga beliau mengatakan akan mengenalkan Pak Robin," ucapnya.

Diketahui, Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap AKP Stepanus Robin Pattuju. Suap diduga diberikan Azis ketika Robin masih menjadi penyidik KPK.

Suap itu diduga diberikan agar Robin membantu mengurus penyelidikan kasus dugaan korupsi di Lampung Tengah. Penyelidikan saat itu dilakukan terkait dugaan keterlibatan Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado.

Azis diduga telah memberi suap Rp 3,1 miliar ke AKP Robin. Suap diberikan secara bertahap, baik langsung ke AKP Robin maupun lewat pengacara bernama Maskur Husain.

Atas perbuatannya, Azis Syamsuddin diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) a atau Pasal 5 ayat (1) b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Azis kemudian ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Polres Jakarta Selatan.

(azh/mae)