Bumerang untuk Fadli Zon Sindir Jokowi soal Banjir Sintang

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 13 Nov 2021 21:10 WIB
Fadli Zon
Fadli Zon (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon, menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) kapan akan ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), untuk meninjau banjir yang memberi dampak kepada warga. Sindiran Fadli Zon berbuah 'serangan balik' dari partai koalisi dan lingkar Istana Kepresidenan.

Presiden Jokowi diketahui memang menjajal langsung Sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seraya memberi apresiasi, Fadli Zon juga menyindir Jokowi soal banjir Sintang.

"Luar biasa Pak. Selamat peresmian Sirkuit Mandalika. Tinggal kapan ke Sintang, sudah 3 minggu banjir belum surut," tulis Fadli di akun Twitter pribadinya, @fadlizon, seperti dilihat, Sabtu (13/11/2021).

Banjir yang menerjang Sintang memang terjadi lebih dari dua pekan. Banjir Sintang belum surut dan menyebabkan ribuan rumah warga terendam.

Pemkab Sintang memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir di wilayahnya selama 30 hari terhitung mulai 13 Oktober hingga 16 November 2021. Tercatat ada 140 ribu lebih warga yang terkena dampak banjir tersebut.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membela Jokowi dari sindiran Fadli Zon. PDIP, kata Hasto, sudah menerjunkan kadernya ke Sintang. Oleh sebab itu, Fadli dinilai hanya mampu memberikan kritik tanpa aksi.

Hasto KristiyantoHasto Kristiyanto (Dok.PDIP)

"Politik itu satunya kata dan perbuatan. PDI Perjuangan sangat memahami kondisi banjir di Kalbar. Bahkan partai melalui Baguna partai sudah bergerak cepat. Bu Risma sebagai Menteri Sosial juga sudah menerima arahan langsung dari Presiden Jokowi dan langsung bergerak, turun membantu rakyat di Kalbar. Berhari-hari di Kalbar. Demikian pula Lazarus, Ketua DPD PDI Perjuangan dan sekaligus Ketua Komisi V DPR RI, sudah terjun langsung membantu rakyat. Sementara itu, Pak Fadli Zon hanya memberikan kritik tanpa perbuatan nyata," kata Hasto kepada wartawan.

Menjalankan fungsi komunikasi politik PDIP, Hasto menilai sikap Fadli Zon selalu berseberangan dengan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, padahal Partai Gerindra bagian dari partai koalisi. Apalagi selama ini hubungan Prabowo dan Megawati berjalan sangat baik.

"Pak Fadli Zon dalam perspektif politik, dalam catatan PDI Perjuangan, tampak selalu berseberangan dengan pemerintahan Presiden Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Sementara itu, Partai Gerindra sudah menjadi bagian dari pemerintahan. Hubungan Ibu Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi dengan Pak Prabowo juga sangat baik. Demikian pula antara PDI Perjuangan dan Gerindra juga berjalan baik, saling menghormati sebagai sesama partai yang berada di dalam pemerintahan," ujarnya.

Simak video 'Belasan Hari 12 Kecamatan di Kab Sintang Kalbar Terendam Banjir':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: