Polisi Tangkap Karyawan Pinjol 'Uang Hits' yang Teror Korban di Jakbar!

Karin Nur Secha - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 17:21 WIB
Wakapolres Metro Jakbar AKBP Bismo merilis penangkapan pinjol ilegal
Wakapolres Metro Jakbar AKBP Bismo merilis penangkapan pinjol ilegal. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Barat menangkap dua orang penagih (desk collection) pinjol ilegal yang meneror debiturnya. Kedua pelaku ditangkap setelah polisi menerima laporan warga inisial M.

"Dari penyelidikan dan penyidikan ini, Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan dua tersangka terhadap laporan dari korban," ujar Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso dalam konferensi pers, Jumat (12/11/2021).

Dua tersangka tersebut berinisial RA (21), yang memiliki peran di desk collection, dan satu lainnya berinisial AH (27), yang merupakan team leader. Keduanya bekerja di sebuah aplikasi pinjaman online bernama 'Uang Hits'.

RA melakukan penagihan kepada korban pinjol berinisial M atas suruhan AH. M tidak terima karena dia sudah melunasi utangnya namun pihak pinjol terus-terusan menagihnya dengan sejumlah ancaman.

"Dan dari korban ini merasa tidak terimanya karena ketika dia sudah melunasi, itu masih ditagih lagi. Jadi korban ini meminjam Rp 3 juta, tapi faktanya cairnya Rp 2 juta, Rp 1 jutanya untuk pajak," jelas Bismo.

"Pajak yang mereka tentukan sendiri kemudian menjelang pelunasan jatuh tempo. Sudah dilunasi Rp 3,2 juta. Sudah dilunasi masih diberi pengancaman-pengancaman," sambungnya.

Keduanya ditangkap secara terpisah di dua lokasi berbeda di Tangerang Selatan dan di Garut, Jawa Barat. Dari penangkapan kedua pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu bundel rekening koran bank, 5 lembar screenshot percakapan WhatsApp, 4 unit handphone, dan 2 unit laptop.

"Kita jerat pelaku dengan UU ITE Pasal 27 ayat 4, No 19 Tahun 2016. Ancaman hukuman 6 tahun penjara," tutur Bismo.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya