Kronologi Perusakan Rumah Jemaat Gereja HKBP Karawang, Polisi Mediasi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 11:00 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Ilustrasi garis polisi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Sebuah rumah milik jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Amansari, Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, dirusak warga. Perusakan itu dilakukan lantaran rumah tersebut diduga dijadikan tempat ibadah.

"Karena warga tidak menerima adanya kegiatan ibadah kebaktian di rumah tersebut, kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat tanggal 29 Oktober 2021 jam 20.00 WIB," kata Kapolsek Rengasdengklok Kompol Agus Setiawan dalam keterangan tertulis, Jumat (12/11/2021).

Agus pun menjelaskan kronologi perusakan rumah warga tersebut. Perusakan itu berawal dari laporan adanya intimidasi terhadap seorang warga. Dia mengungkapkan warga yang beragama Islam menuding jemaat HKBP melakukan aktivitas peribadatan di rumah warga tersebut.

"Dari masyarakat sekitar yang beragama Islam, bahwa kelompok HKBP melakukan aktivitas peribadatan di bangunan yang izin awalnya rumah tinggal, sudah ada kesepakatan pada tanggal 12 Juni 2017," ungkap dia.

"Warga mendapati jamaat melakukan nyanyian pada setiap malam Sabtu," lanjut Agus.

Pada 28 Oktober 2021, polisi pun mendatangi rumah warga tersebut untuk dilakukan mediasi. Namun pelapor belum bersedia lantaran sudah larut malam.

"Pada hari Jumat tanggal 28 Oktober 2021 jam 21.00 WIB, Kanit Propam, Ka SPKT, dan anggota piket Reskrim dan Bhabinkamtibmas langsung mendatangi TKP di Dusun Karajan Barat RT 03/01 Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok. Anggota menemui pelapor untuk dilakukan mediasi dengan warga sekitar. Namun pelapor belum bersedia dengan alasan sudah larut malam," tuturnya.

Pada 29 Oktober 2021, polisi melakukan patroli di sekitar rumah warga untuk mengantisipasi adanya pergerakan warga. Saat itu, kata Agus, situasi terpantau kondusif.

"Dan pada jam 8 malam, warga mendatangi rumah tinggal tersebut untuk mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas peribadatan/menyanyi. Kemudian warga pulang jam 10 malam. Pada jam setengah 12 malam dari pihak Polsek Rengasdengklok melakukan patroli keamanan, situasi kondusif dan terkendali," papar Agus.

Lihat juga vidoe 'Jemaat Gereja HKBP Bandung Tak Lagi Ibadah Virtual':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.