Hadapi Dunia Kerja, Menaker: Generasi Milenial Harus Kuasai Teknologi

Atta Kharisma - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 21:03 WIB
Menaker Ida Fauziah
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengimbau generasi milenial untuk terus meningkatkan keterampilannya agar dapat memenangkan peluang kerja terutama dalam bidang teknologi. Pasalnya, persaingan dunia kerja sekarang semakin sengit.

"Paculah kemampuan kalian setinggi-tingginya untuk penguasaan teknologi, kompetensi kerja, dan sering melakukan kolaborasi positif, sehingga dapat memenangkan peluang persaingan dunia kerja yang ada," ujar Ida dalam keterangan tertulis, Rabu (10/11/2021).

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Webinar Dewas Menyapa Indonesia, Rabu (10/11/12) yang bertajuk 'How Millenial Leaders Will Change Indonesia'.

Ida memandang peningkatan pemanfaatan teknologi sebagai dampak pandemi COVID-19 sebagai inovasi yang mampu mengubah wajah industri dan ekonomi baik di tingkat nasional maupun global.

Menurutnya, inovasi teknologi dan bisnis baru bersama dengan perubahan preferensi konsumen akan terus mengubah aktivitas produksi secara global. Hal tersebut akhirnya akan berdampak pada pasar tenaga kerja dan jenis keterampilan yang dibutuhkan oleh industri.

"Oleh karena itu, generasi milenial harus menguasai teknologi mengingat digitalisasi ekonomi memerlukan keahlian yang berbeda dengan era sebelumnya," jelasnya.

Lebih lanjut, Ida mengemukakan potret kondisi Ketenagakerjaan Nasional berdasarkan Data BPS per Agustus 2021 menunjukkan penduduk usia kerja di Indonesia saat ini sebanyak 206,71 juta orang, terdiri atas 140,15 juta orang merupakan angkatan kerja dan 66,56 juta orang merupakan bukan angkatan kerja.

Angkatan kerja tersebut terdiri dari penduduk yang bekerja sebanyak 131,05 juta orang dan pengangguran terbuka sebanyak 9,10 juta orang, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 6,49%.

Ida menjelaskan bahwa penduduk yang bekerja dari sisi pendidikan mayoritas berasal dari lulusan SMP ke bawah. Data tersebut menunjukkan kalau penduduk Indonesia yang bekerja masih didominasi oleh pekerja yang kurang terampil (low-skill).

"Kondisi ini tentunya memberikan tantangan bagi kita semua untuk dapat terus memperbaiki kondisi ketenagakerjaan di Indonesia melalui peningkatan kualitas, kuantitas dan persebaran sumber daya manusia (SDM) Tenaga Kerja," pungkasnya.

(akd/ega)