Ini Tuntutan Massa Demo 10 November di Patung Kuda Jakarta

Nahda Rizki Utami - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 14:16 WIB
Jakarta -

Massa demonstrasi dari Aliansi Rakyat Menggugat yang berdemo di Patung Kuda, Jakarta, menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka berdemo bertepatan dengan Hari Pahlawan, yang jatuh tepat hari ini.

Wakil Ketua Aspirasi, Jati Ningsih, membacakan isi tuntutan massa demo tersebut. Ada delapan tuntutan massa yang terdiri atas buruh, mahasiswa, dan organisasi masyarakat itu.

Tuntutan pertama adalah pemerintah membatalkan Undang-Undang Omnibus Law dan Undang-Undang Minerba tanpa syarat. Menurut Ningsih, undang-undang tersebut hanya menguntungkan segelintir pihak.

"Undang-undang ini tidak berkeadilan, bukan hanya pada masyarakat, namun juga kepada alam," kata Ningsih saat membacakan tuntutannya, Rabu, (10/11/2021).

Kedua, mereka meminta tenaga kerja asing yang tidak berkeahlian dari negara mana pun diusir. Ningsih meminta pemerintah memenuhi janji 10 juta lapangan pekerjaan yang pernah disampaikan Presiden Jokowi untuk rakyat Indonesia.

"Kami masih ingat janji 10 juta lapangan pekerjaan yang Bapak pernah sampaikan. Oleh karena itu, kami meminta kembali janji Bapak yang pernah Bapak berikan sebelumnya. Utamakan anak bangsa, Pak. Kami punya hak untuk menjadi sejahtera di negara kami sendiri," imbuhnya.

Tuntutan ketiga adalah tentang pengusutan kasus megakorupsi. Massa aksi menuntut oknum yang merugikan negara untuk dihukum seberat-beratnya karena telah merampas hak warga negara.

"Usut megakorupsi, Pandora Papers, bisnis alat tes PCR yang disinyalir melibatkan oknum pejabat negara, dana pembatalan haji oleh Kemenag Rp 21,7 M, dana bansos, dana COVID-19, dana BPJS Naker, Jiwasraya, dana APBN proyek kereta api cepat dan masih banyak lagi," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya: