Sekeluarga Tewas Terbakar di Cipondoh Tangerang, 1 Korban Hamil 4 Bulan

Khairul Ma'arif - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 13:31 WIB
Lokasi Kebakaran Maut di Tangerang
Kebakaran Maut di Tangerang. (Khairul Ma'arif/detikcom)
Tangerang -

Satu korban tewas kebakaran rumah di Cipondoh, Kota Tangerang, bernama Elvina diketahui sedang hamil empat bulan. Elvina merupakan istri dari Johan, yang juga menjadi korban jiwa di kebakaran ini.

"Iya betul keempatnya dievakuasi ke sini. Iya betul korban ada yang hamil empat bulan, yaitu Elvina (31)," ujar Staf Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi RSUD Kabupaten Tangerang, dr Lilik, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (9/11/2021).

Menurutnya, kondisi keempat korban sudah hangus terbakar hampir 100 persen. Saat ini keempatnya sedang dilakukan visum luar dan sudah keluar hasilnya.

"Saat ini keluarga sudah berada di lokasi dan sedang menunggu untuk mengambil keempatnya," tambah Lilik.

Diketahui, dari peristiwa kebakaran ini, ada empat korban jiwa yang seluruhnya masih satu keluarga. Kebakaran ini terjadi di perumahan elite yang berada di Cipondoh, Kota Tangerang, pada Selasa (9/11/2021) sekitar pukul 04.30.

Dugaan awal penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik. Tetangga rumah kebakaran, Juan, mengatakan api sudah membesar saat warga mencoba membantu memadamkan.

Diketahui, ada satu mobil dan dua sepeda motor yang berada di dalam rumah saat kebakaran terjadi. Juan mengatakan tetangga juga tidak ada yang mengetahui penyebab kebakaran terjadi karena api sudah membesar saat tetangga melihat.

"Justru kita warga pada bangun karena ada suara ledakan-ledakan itu pertamanya. Memang paling dekat tahunya apinya udah besar. Ada yang sempat mendengar minta tolong tapi di awal-awal banget orang di dalam perempuan atau prianya saya kurang tahu," ujar Juan.

Juan menuturkan warga sekitar yang membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Menurutnya, ada sekitar 20 orang yang membantu memadamkan api.

Lebih lanjut, Juan mengungkapkan bahwa kebakaran yang terjadi sampai ke depan rumah. Tetapi untungnya mobil yang berada di garasi tidak sampai meledak dan terbakar.

"Jadi warga ancurin mobilnya agar rem tangannya mau kita turunin biar mobilnya jalan sendiri untuk menghindari meledak. Tapi rem tangannya kayak macet gitu jadi nggak bisa. Karena kalau sampai meledak kan makin gede lagi. Tapi untungnya mobilnya belum meledak jadi masih amanlah," tuturnya.

(knv/knv)