Habib Rizieq Serukan Boikot Irjen Fadil-Letjen Dudung

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 08:46 WIB
Habib Rizieq
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab (HRS) meminta pengikutnya memboikot Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, dan Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman. Apa alasannya?

Seruan Habib Rizieq itu disampaikan salah satu kuasa hukumnya, Ichwan Tuankotta. Dia mengatakan seruan itu disampaikan Habib Rizieq saat dirinya menjenguk Habib Rizieq di Rutan Bareskrim.

"Itu disampaikan saat kami, tim kuasa hukum, menjenguk beliau di Bareskrim Kamis minggu lalu, Habib sehat wal afiat," kata Ichwan kepada wartawan, Selasa (9/11/2021).

Seruan itu dibuat dalam bentuk poster. Ada foto Habib Rizieq, Irjen Fadil dan Letjen Dudung dalam poster berisi seruan boikot itu.

Berikut seruan Habib Rizieq untuk memboikot Irjen Fadil dan Letjen Dudung:

Boikot Fadil&Dudung!!

Diingatkan kembali kepada segenap habaib, ulama, kyai, da'i, tokoh Islam dan umat tentang seruan IB-HRS sejak peristiwa tragedi KM 50.

Jangan undang Fadil Imran dan Dudung dalam acara apapun. Jika ada acara dihadiri Fadil dan Dudung maka bubar saja...!! Tinggalkan...!! Karena Fadil dan Dudung "penjahat HAM" terlibat penyiksaan dan pembantaian 6 Laskar FPI pengawal IB HRS di rumah penyiksaan.

Kasus Km 50 Masih Proses Sidang

Kasus Km 50 ini telah masuk ke persidangan dengan terdakwa Ipda Yusmin Ohorella dan Briptu Fikri Ramadhan. Keduanya didakwa membunuh mantan laskar FPI yang mengawal Habib Rizieq Shihab.
Selain itu ada seorang terdakwa lainnya, yaitu Ipda Elwira Priadi tetapi yang bersangkutan sudah meninggal dunia karena kecelakaan.

"Bahwa akibat perbuatan terdakwa (Ipda Yusmin) bersama-sama dengan Briptu Fikri Ramadhan serta Ipda Elwira Priadi (almarhum) mengakibatkan meninggalnya Luthfi Hakim, Akhmad Sofyan, M Reza, M Suci Khadavi Poetra," ucap jaksa saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (18/10).

Simak juga video 'Letjen Dudung Diramal Bakal Gantikan Andika Perkasa Jadi KSAD':

[Gambas:Video 20detik]