PDIP Setuju CFD di Jakarta Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 08 Nov 2021 07:23 WIB
Anggota DPRD Fraksi PDIP Jhonny Simanjuntak
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Jhonny Simanjuntak (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta masih mempertimbangkan pembukaan kegiatan car free day (CFD) di Ibu Kota saat PPKM level 1. PDIP DKI tak masalah jika CFD di Jakarta kembali dibuka dengan sejumlah catatan.

"(CFD) Perlu dibuka juga, tapi ada pembatasan jumlah orangnya, sumber kedatangannya dari mana. Kita coba dulu dengan (pengawasan) yang memang betul-betul sangat ketat, tapi jangan langsung full dulu," kata Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Jhonny Simanjuntak, kepada wartawan, Minggu (7/11/2021).

Jhonny menilai dengan tidak adanya CFD selama ini hasrat masyarakat untuk berolahraga tak tersalurkan. Saat olahraga di CFD, kata dia, masyarakat akan merasa lebih bahagia.

"Melalui olahraga di CFD itu juga kan salah satu bahagia juga, untuk bisa mereka keluar dari rutinitas. Sehingga mereka tidak jenuh," ucapnya.

Menurut Jhonny, CFD Juga merupakan sarana sosialisasi bagi masyarakat. Dia menyebut dengan kondisi di Jakarta yang mayoritas warganya terjebak aktivitas kerja-kerja bersifat rutin, CFD cocok menjadi sarana bagi masyarakat untuk berolahraga sambil menghibur diri.

"Cuma perlu pembatasan, jangan terus jumlahnya meledak gitu. Kemudian harus ada juga dari pihak stakeholder DKI mengawasi, mengingatkan masyarakat agar selalu mengingatkan apa yang namanya masker seperti itu," imbuhnya.

Pro-Kontra Masyarakat soal CFD

Sebagaimana diketahui, wacana pembukaan kegiatan car free day (CFD) menimbulkan pro-kontra di masyarakat. Seperti diketahui, CFD tak kunjung dibuka sekalipun DKI sudah berstatus PPKM level 1.

Salah satu warga bernama Reza (30) mengaku bersyukur banyak sektor olahraga yang mulai dilonggarkan saat PPKM level 1. Ke depan, dia berharap agar CFD dibuka kembali dengan syarat.

"Ini sih udah bagus, di level 1 sudah beberapa tempat dan lokasi yang diberikan pelonggaran, termasuk sarana olahraga, seperti di Senayan, orang bisa sepedaan juga," kata Reza saat ditemui di kawasan Sudirman, Minggu (7/11).

"Saya rasa mudah-mudahan bisa dipertahankan atau bisa dibuka lebih luas lagi, kalau bisa car free day seperti dulu diadakan lagi dengan prokes ketat," sambungnya.