1.090 SD di Kabupaten Tangerang Uji Coba Sekolah Tatap Muka Mulai Besok

Khairul Ma'arif - detikNews
Minggu, 07 Nov 2021 17:07 WIB
Elementary schoolgirl enters the school cafeteria. She pauses while looking for a friend.
Ilustrasi sekolah tatap muka (Foto: iStock)
Tangerang -

Pemkab Tangerang akan melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) untuk sekolah dasar (SD) di wilayahnya. Ada 1.090 SD yang rencananya akan mengikuti uji coba tersebut.

"Dari jumlah tersebut sudah dapat melaksanakan PTM terbatas, dengan ketentuan menerapkan protokol kesehatan dan jumlah siswa yang melakukan PTM 50% siswa. Semua siswa sudah siap melakukan PTM, dengan berkaca kepada PTM tingkat SMP dan berhasil tidak ada yang terkonfirmasi COVID-19," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Saefullah dari keterangan yang diterima wartawan, Minggu (7/11/2021).

Ke-1.090 SD tersebut terdiri dari 749 SD negeri dan 341 SD swasta. Kendati demikian, Saefullah menjelaskan tak semua murid akan mengikuti pembelajaran tatap muka. Selain itu, murid yang mengikuti uji coba PTM harus mendapat persetujuan dari orang tua.

"Tergantung orang tuanya. Jika masih belum mau anaknya PTM terbatas (lapor ke sekolah), maka pihak sekolah wajib dan tetap harus memfasilitasi belajar online. Jadi orang tua dapat memilih untuk anaknya apakah ingin online atau tatap muka," tambahnya.

Lebih lanjut, Saefullah mengatakan secara teknis dan persyaratan PTM SD sama dengan PTM SMP. Satu di antaranya guru wajib sudah divaksinasi secara lengkap.

"Jika belum direkomendasikan untuk pembelajaran secara dari. Selain itu, penerapan protokol kesehatan di sekolah harus diketatkan, seperti tempat cuci tangan, cek suhu, dan jaga jarak tentunya," katanya.

Saefullah mengklaim pelaksanaan PTM tingkat SMP yang sudah berlangsung lebih dulu berjalan lancar dan berhasil. Keberhasilan itu ditandai dengan tidak ditemukannya peserta didik dan pendidik terkonfirmasi COVID-19, setelah dilakukan tracing sampel kepada 2.550 siswa/siswi dan para guru.

"Hasil tracing sampel kepada siswa/siswi dan para guru tidak didapatkan penularan COVID-19, maka kita tetap pertahankan protokol kesehatan yang ketat di sekolah," jelasnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Tangerang Maesal Rasyid mengimbau wali murid dan siswa/siswi tidak terlalu larut dalam euforia PTM. Harus tetap menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker, dan menjaga jarak, walaupun kondisi pandemi COVID-19 sudah landai.

"Saya mengingatkan kepada masyarakat dan siswa/siswi agar tidak euforia, tetap belajar dengan baik, terus terapkan protokol kesehatan di rumah, sekolah, dan lingkungan," tutur Maesal.

(mae/mae)