Direktur Utama dan Direktur Operasi LRT Jakarta Diganti, Ini Alasannya

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 17:04 WIB
LRT Jakarta Kelapa Gading-Velodrome sepi saat penerapan PPKM level 3. Naik LRT ini serasa milik sendiri, Begini penampakannya.
Penampakan LRT Jakarta. (Siti Fatimah/detikcom)
Jakarta -

Direktur Utama PT LRT Jakarta (LRTJ) Wijanarko diganti. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku induk perusahaan menegaskan alasan pergantian untuk penyegaran direksi semata.

"Penyegaran biasa itu. Pergantian pejabat di BUMD dan anak usahanya bagian dari pengembangan talent and development. Memberikan penyegaran terhadap pelaksanaan di anak usaha," kata Direktur SDM dan Umum Jakpro Muhammad Taufiqurrachman saat dihubungi, Kamis (4/11/2021).

Taufiq menepis pergantian ini berkaitan dengan masalah kinerja. Mengingat, Wijanarko belum genap 4 tahun menjabat Dirut LRTJ sejak 2019.

"Nggak, peraturan yang baru anytime sebagai direksi bisa diangkat atau diganti pemegang saham," jelasnya.

Taufiq menuturkan untuk saat ini Wijanarko digantikan oleh pelaksana tugas (Plt). Posisi dirut sementara ini diisi Hendri Saputra. Jakpro meminta Dirut baru dapat memajukan LRT Jakarta sesuai AD/ART.

"Itu kan tertuang dalam AD/ART untuk menjelaskan operasional dan maintenance LRTJ sesuai amanat pemegang saham," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pemberhentian Wijanarko sebagai Dirut LRTJ berdasarkan rapat pemegang saham (RUPS). Selain Wijanarko, Direktur Operasi dan Perawatan LRTJ Indarto Wibisono ikut diganti.

Simak juga Video: Ombudsman soal Tabrakan LRT: Adanya Keteledoran

[Gambas:Video 20detik]




(taa/idn)