Tentang Tim Jaguar-Raimas Backbone yang Kini Dievaluasi Kapolda Metro

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 31 Okt 2021 13:12 WIB
Kondisi mobil rental yang dibawa kabur pelaku saat ditemukan Tim Jaguar di Depok
Kondisi sebuah mobil rental yang dibawa kabur pelaku saat ditemukan Tim Jaguar di Depok. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran akan mengevaluasi tim patroli Pengurai Massa (Raimas) seperti Raimas Backbone Polres Jaktim hingga Tim Jaguar Polresta Depok. Bagaimana sebenarnya sepak terjang Raimas Backbone hingga Tim Jaguar ini?

Tim Jaguar ini dibentuk untuk menguatkan anggota Polsek dalam melakukan upaya paksa. Di samping itu, Tim Jaguar juga berfungsi sebagai tim insidental yang dapat diturunkan ke lapangan sewaktu-waktu ketika masyarakat membutuhkan bantuan polisi melalui aplikasi Halopolisi dan panic button

Tim Jaguar menjadi salah satu tim andalan Polresta Depok. Tim inilah yang setiap saat pagi dan malam menjaga keamanan Kota Depok dari ancaman kriminalitas dan ketertiban umum.

Tim Jaguar ini bukan untuk gaya-gayaan saja. Tetapi, tim yang berada di bawah Satuan Reskrim Polresta Depok ini benar-benar diturunkan ke lapangan untuk melakukan penindakan terhadap pengganggu keamanan.

Menghadapi ancaman kriminalitas ini, tim Jaguar tentunya harus punya kemampuan taktikal dalam menghadapi lawan. Untuk memaksimalkan kemampuan tersebut, tim Jaguar ini dibekali pelatihan khusus yang mirip-mirip dengan tim Detasemen Khusus Anti-Teror 88 Polri.

Salah satunya adalah pelatihan close quarter battle (CQB). Teknik ini digunakan untuk pertempuran jarak dekat di luar ataupun di dalam sebuah ruangan.

"Sebetulnya pelatihan CQB ini diberikan ke semua anggota kepolisian, bukan cuma ke Densus. Kalau Densus pelatihannya lebih berat lagi, karena mereka bertempur dengan kelompok bersenjata api," ujar Kapolresta Depok Kombes Herry Heryawan, Senin (14/8/2017).

Lihat juga Video: Kapolda Metro Sebut Kesadaran Umat Islam Tinggi Jaga DKI dari Corona

[Gambas:Video 20detik]