Kronologi Polantas Tewas Ditabrak Truk Saat Kawal Rombongan di Tol Japek

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 22:38 WIB
ilustrasi kecelakaan mobil dan truk, tabrakan
Ilustrasi (Andhika Akbaryansyah/detikcom)

Namun keterangan dari kernet sopir CS ini belum dinyatakan sebagai kesimpulan penyelidikan. Menurut Argo, pihaknya kini masih memeriksa intensif sopir CS di Gedung Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

"Apakah karena telepon atau menggunakan ponsel ini membuat dia tidak konsentrasi sehingga menyebabkan kecelakaan kita kan harus lihat lagi dengan CCTV. Makanya kita belum bisa menyimpulkan," terang Argo.

Argo menambahkan, jika nantinya tiap keterangan saksi dan bukti petunjuk telah ditemukan kesamaan, pihaknya segera menaikkan status sopir CS sebagai tersangka.

"Kalau yang main ponsel itu kan keterangan dari kernet nih. Kalau nanti dari kegiatan ini menimbulkan peristiwa kecelakaan diperkuat dengan CCTV, dikuatkan dengan saksi mobil yang di belakangnya baru kita bisa menetapkan (sopir tersangka). Makannya sekarang sedang dilakukan pemeriksaan," tutur Argo.

Hingga saat ini, sopir CS masih menjalani pemeriksaan dan belum ditetapkan tersangka. Namun Argo mengatakan tindakan pelaku bisa dijerat dengan UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 310 ayat 4.

Aturan itu mengatur soal kelalaian pengendara yang menyebabkan pengendara lain meninggal dunia. Pelanggar nantinya terancam dengan hukuman 6 tahun penjara.

"Kalau memenuhi unsur cukup bukti dari hasil pemeriksaan saksi, CCTV maupun keterangan dari sopir sendiri, dapat dikenakan Pasal 310 ayat 4 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ," tutup Argo.


(ygs/mea)