Wakil Ketua MPR Minta Komitmen Sumpah Pemuda Terus Digaungkan

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 20:30 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta penguatan komitmen Sumpah Pemuda harus terus dilakukan. Hal ini untuk mendorong semangat restorasi anak bangsa dalam mewujudkan kehidupan bernegara yang lebih baik di masa datang.

"Di era saat ini, komitmen kita untuk bertanah air, berbangsa dan berbahasa Indonesia yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda harus terus diperkuat sebagai pijakan kita untuk menjawab tantangan di masa depan," ujar Lestari Moerdijat, dalam keterangannya, Kamis (28/10/2021).

Menurut Lestari, semangat restorasi yang bermakna upaya perubahan untuk menjadi lebih baik harus terus didorong dengan nilai-nilai kebersamaan, persatuan dan gotong-royong seperti yang digaungkan saat Sumpah Pemuda pada 1928.

Untuk melakukan perubahan, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, harus dilakukan bersama. Apalagi, saat ini kerap mengemuka sikap-sikap warga negara yang mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompok daripada kepentingan bangsa.

Keengganan sebagian orang dan kelompok untuk mematuhi sejumlah peraturan dalam pengendalian COVID-19 misalnya, seperti kewajiban untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan cuci tangan dengan sabun, ujar anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, memperlihatkan mulai lunturnya semangat kebersamaan kita sebagai satu bangsa.

Dia menjelaskan nilai-nilai Sumpah Pemuda harus terus digaungkan untuk kemudian diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mempertahankan pengamalan nilai-nilai luhur, seperti yang dideklarasikan pada Sumpah Pemuda, ujar Rerie, merupakan langkah yang strategis untuk memperkuat karakter bangsa Indonesia.

"Karena, di era globalisasi ini persaingan antarbangsa semakin terbuka dan hanya bangsa yang memiliki karakter kuat dan mampu mengatasi berbagai tantangan yang mampu keluar sebagai bangsa pemenang," jelasnya.

Dia menilai ini menjadi komitmen untuk bertanah air dan berbangsa yang satu yaitu Indonesia, serta berbahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa, tegasnya, merupakan awal pembentukan karakter bangsa yang kuat.

"Nilai-nilai Sumpah Pemuda, mampu membawa anak bangsa untuk lebih peduli dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa, sebagai bekal kita melakukan perubahan menuju kehidupan berbangsa yang lebih baik lagi di masa datang," jelasnya.

(akd/ega)