Pesan Firli Bahuri ke Generasi Muda: Bukan Hanya Hindari Korupsi tapi Perangi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 13:23 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri
Ketua KPK Firli Bahuri (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Ketua KPK Firli Bahuri menitipkan pesan antikorupsi kepada generasi muda dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda. Para anak muda disebut Firli harus benar-benar proaktif dalam pemberantasan korupsi.

"Yang perlu dicatat, korupsi dan perilaku koruptif bukan hanya harus dihindari, namun juga wajib diperangi mengingat NKRI belum sepenuhnya merdeka dari kejahatan kemanusiaan ini," kata Firli dalam keterangan pers tertulisnya, Kamis (28/10/2021).

"Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh yang diusung sebagai tema besar peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini seyogianya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu menggelorakan semangat 'darah muda' kaum muda, agar senantiasa tampil terdepan sebagai agen perubahan sekaligus motor kemajuan untuk mengakselerasi terwujudnya cita-cita, impian, harapan, dan tujuan bernegara," imbuhnya.

Firli menyampaikan Hari Sumpah Pemuda tidak boleh hanya dijadikan seremonial semata. Namun, kata Firli, roh patriotisme dan heroisme harus ditanamkan kuat dalam jiwa raga pemuda agar tidak salah dalam menentukan masa depan.

"Roh patriotisme dan heroisme para pemuda di masa perang kemerdekaan seyogianya ditanamkan kuat dalam hati, jiwa, dan pikiran agar kita tidak salah melangkah dalam menentukan arah masa depan. Jangan pernah khilaf, apalagi larut hingga terjerumus dalam lembah hitam kejahatan kemanusiaan bernama korupsi, musuh abadi segenap bangsa dan rakyat Indonesia," ungkapnya.

Firli menuturkan setiap butir ikrar Sumpah Pemuda sejatinya harus terus bergelora untuk menambah semangat nasionalisme. Generasi muda, kata Firli, juga harus mengingat perjuangan para pemuda terdahulu agar terlindung dari sifat tamak.

"Pahami makna dari setiap butir ikrar Sumpah Pemuda untuk terus menggelorakan semangat nasionalisme, resapi nilai-nilai kehidupan dari setiap jengkal langkah, tetesan darah dan air mata para pemuda di masa perjuangan kemerdekaan, agar kita senantiasa ingat untuk berpegang teguh pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kejujuran, sehingga terlindungi dari rasa tamak yang tak lain teman sejati korupsi dan perilaku koruptif," ungkapnya.

(whn/dhn)