Penampakan Tembok 2 Meter Tutupi Akses ke Rumah Warga di Medan

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 20:45 WIB
Penampakan tembok tutupi akses ke rumah warga di Medan (Datuk-detikcom)
Penampakan tembok menutupi akses ke rumah warga di Medan. (Datuk/detikcom)
Medan -

Akses menuju rumah salah satu warga di Medan, Sumatera Utara (Sumut), ditutup tembok. Pemilik rumah menceritakan awal mula akses ke rumahnya ditutup tembok.

Pantauan detikcom, Rabu (27/10/2021), rumah tersebut terletak di kawasan Jalan Ringroad, Medan. Tampak ada tembok sekitar 2 meter yang berdiri di depan rumahnya.

Tembok itu terlihat berdiri tepat di depan rumah tersebut. Dari bagian depan, tampak lahan ditutup paving block.

Sang pemilik rumah, Toga Raja Manurung (78), menyebut tembok itu berdiri tepat di depan pintu pagarnya. Dia menyebut tembok itu sudah ada sekitar 4 bulan lalu.

"Yang paling parah 4 bulan ini lah ditembok ini," kata Toga.

Toga mengatakan tanah yang ada di luar pagar itu diklaim punya pemilik kafe yang ada di samping rumahnya. Padahal, menurut Toga, tanah itu merupakan milik Pemko Medan.

"Dia bilang itu miliknya, padahal milik Pemko Medan. Jadi trotoar pun dirusak, drainase pun ditutupi. Seharusnya nggak bisa begitu," ucap Toga.

Penampakan tembok tutupi akses ke rumah warga di Medan (Datuk-detikcom)Penampakan dari depan tembok tutupi akses ke rumah warga di Medan. (Datuk/detikcom)

Toga menyebut lahan itu dijadikan tempat parkir. Menurutnya, drainase yang ada di lahan itu juga ditutupi paving block.

"Iya drainase, trotoar jalan dan sisa-sisa tanah pembebasan dulu milik Pemko Medan, 4 meter itu. Jadi kalau nggak ditutupi trotoar dengan drainase itu nggak bisa mereka parkir. Ditutup itu biar bisa parkir," sebut Toga.

Toga mengaku sudah mengadukan masalah ini ke DPRD Medan. Namun, katanya, belum ada tindak lanjut soal tembok yang menutupi akses masuk ke rumahnya itu.

Dia berharap Pemko Medan memberi solusi agar akses ke rumahnya bisa dilalui lagi. Dia mengaku sekarang harus masuk lewat gang di sisi lain rumahnya. Dia menyebut pemilik kafe menjadi kondisi tersebut sebagai alasan membangun tembok di depan pagar rumah Toga.

"Ini lewat gang ini (Gg Dame) lah keluar-masuknya. Ceritanya begini ya sehingga lewat sini, jalan ini kan dibangun Ring Road itu dibangun. Tingginya 2 meter. Jadi kalau 2 meter dari sini nggak bisa lagi naik mobil. Jadi minta tolong dengan tetangga di sini yang kebetulan dulu, duluan di sini sudah dari sini dulu dibuka menunggu bisa naik ke sana. Gitu, makanya ini sementara," sebut Toga.

"Itu dalihnya, 'Ah kau ke sana bukan ke sini' jadi begitu dalihnya," sambungnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak juga Video: Sempat Persempit Akses Warga, Tembok di Serua Tangsel Akhirnya Dibongkar

[Gambas:Video 20detik]