Patah Tulang, 2 Korban Kecelakaan Bus TransJ Jalani Operasi Hari Ini

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 18:23 WIB
Penampakan bus Transjakarta yang terlibat kecelakaan di MT Haryono, Jaktim
Penampakan bus Transjakarta yang terlibat kecelakaan di MT Haryono, Jaktim. (Dok. Polda Metro Jaya)
Jakarta -

Dua korban kecelakaan maut bus TransJakarta di Cawang, Jakarta Timur, hari ini menjalani operasi di RS Polri Kramatjati. Diketahui, keduanya mengalami patah tulang pasca-insiden tersebut.

"Dioperasi Dua orang. Operasi patah, ada yang patah tulangnya, terus ada luka di kepala kita operasi," kata Kepala Bidang Pelayanan Medis RS Polri Kramatjati, Kombes Yayok Witarto saat dihubungi, Rabu (27/10/2021).

Total ada 5 dari 31 korban selamat dirawat di RS Polri. Rencananya, 2 korban lainnya menjalani operasi esok hari.

Sejauh ini, tim dokter masih mengobservasi luka pasien.

"Besok dua operasi juga, patah tulang di rahang. Satu lagi masih diobservasi," jelasnya.

Yayok mengakui para korban mengalami trauma akibat insiden maut tersebut. Kendati demikian, kondisinya cenderung stabil sehingga tidak memerlukan perawatan di ICU.

"Ada trauma, tapi relatif stabil semua. Bukan kritis yang di ICU, nggak," terangnya.

Sebagaimana diketahui, Kasus kecelakaan maut dua bus TransJakarta masih diusut pihak kepolisian. Polisi pun tengah memeriksa riwayat kesehatan dari sopir TransJakarta berinisial J yang menabrak bus TransJakarta di depannya.

"Kita masih menjadwalkan pemeriksaan istri korban untuk mencari informasi apakah beliau memiliki riwayat penyakit atau sedang masa pengobatan," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono saat dihubungi, Rabu (27/10/2021).

Pemeriksaan rekam medis sopir J ini dilakukan setelah munculnya kabar sopir tersebut mengalami serangan jantung saat peristiwa nahas itu terjadi. Argo mengaku pihaknya belum bisa menyimpulkan soal kabar tersebut.

Kecelakaan itu terjadi pada Senin (25/10), sekitar pukul 08.45 WIB di daerah Cawang, Jakarta Timur. Total 33 orang menjadi korban imbas peristiwa tersebut, 2 orang diantaranya meninggal dunia.

(taa/isa)