Kebut Herd Immunity, Waket DPD Gelar Vaksinasi Massal di Kaltim

Erika Dyah - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 18:09 WIB
Kebut Herd Immunity, Waket DPD Gelar Vaksinasi Massal di Kaltim
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin menggelar vaksinasi massal COVID-19 di Kalimantan Timur. Hal tersebut sesuai dengan surat nomor KP.09.00/2671/DPDRI/IX/2021 tentang Hal Penyampaian Daftar Distribusi Vaksin COVID 19 untuk Daerah Pemilihan Anggota DPD RI tertanggal 28 September 2021.

Mahyudin menjelaskan surat tersebut ditujukan kepada Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Kesehatan di Jakarta. Untuk selanjutnya diberikan dan dimanfaatkan oleh anggota DPD RI pada kegiatan vaksinasi di daerah pemilihannya.

Sebagaimana diketahui, pada perpanjangan PPKM pada 21 September-4 Oktober 2021 lalu, ada dua daerah di Kalimantan Timur yang menerapkan PPKM Level 4, yakni Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Hal tersebut pun menjadi perhatian serius Mahyudin yang juga merupakan anggota DPD RI dari Dapil Provinsi Kalimantan Timur. Sehingga ia menggelar vaksinasi yang dimulai pada Kamis, (7/10) lalu.

Ia menjelaskan kegiatan vaksinasi serempak ini dilakukan oleh anggota DPD RI di enam Kabupaten/Kota antara lain Kutim, Balikpapan, Samarinda, Kubar, Mahulu dan Bontang dengan target sebanyak 10.000 dosis vaksin selama bulan Oktober 2021.

Mahyudin menjelaskan vaksinasi yang digelar pihaknya di Kota Samarinda beberapa waktu lalu tersebut menggunakan 1.500 dosis vaksin jenis Pfizer. Adapun pelaksanaan vaksinasi yang berlokasi di Jalan Mulawarman Samarinda ini bermitra dengan berbagai organisasi sosial. Mulai dari IWAPI Kaltim, komunitas ojek online, partai politik, dan serikat buruh.

"Kami melaksanakan kegiatan ini bercermin dari proses vaksinasi di beberapa kota kabupaten, langkah yang diambil adalah menginput lebih awal peserta vaksinasi sesuai arahan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dan Dinas Kesehatan Kota Samarinda," ucap Staf Ahli Mahyudin, Vani Tambajong dalam keterangan tertulis, Rabu (27/10/2021).

"Dalam mendata kami memperhatikan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kelancaran proses kegiatan di lapangan, antara lain terkait jumlah tenaga medis dan ruang yang tersedia. Dengan memperhatikan dua hal tersebut maka panitia menentukan berapa peserta untuk jam tertentu, nomor antrean dan jam kehadiran peserta," imbuhnya.

Vani mengungkap, berdasarkan pantauan di lapangan, antusiasme warga Samarinda terlihat sejak pagi dimulainya kegiatan. Dalam kegiatan ini, pihaknya juga mengutamakan vaksinasi untuk warga usia lanjut. Sehingga, kalangan usia lanjut mendapat perlakuan khusus oleh panitia acara selama vaksinasi

(akd/ega)