HK Serahkan Bantuan Infrastruktur Rumah Ibadah-Pendidikan di Sumatera

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 18:04 WIB
Hutama Karya Serah Terima Bantuan Infrastruktur di Sumbar-Sumut
Foto: Dok. Hutama Karya
Jakarta -

PT Hutama Karya (Persero) melakukan serah terima bantuan pembangunan infrastruktur di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Ada 3 bantuan infrastruktur yang diserahkan Hutama Karya pada 15 Oktober dan 17 Oktober yang lalu.

Adapun sarana infrastruktur pendidikan dan fasilitas ibadah yang dibangun Hutama Karya di antaranya yakni Pembangunan Sekolah Madrasah dan Tahfidz Al-Ikram di Medan, Bantuan Renovasi dan Pengecatan Gereja HKBP Sibuntuon di Kabupaten Humbang Hasundutan serta Pembangunan Sarana Ibadah Surau Bungo Maghfiroh di Jorong Mandailing Ludai Sumatra Barat.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat menghadiri penyerahan menyampaikan apresiasi terhadap Hutama Karya atas bantuan infrastruktur yang diberikan oleh Hutama Karya.

"Semoga dengan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi jemaat gereja, sekaligus memberikan berkah bagi pekerjaan yang dilakukan oleh Hutama Karya," ungkap Jerry dalam keterangan tertulis, Rabu (27/10/2021).

Sementara itu, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo menyampaikan bantuan infrastruktur pendidikan dan ibadah di wilayah Sumatera diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan ibadah masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

"Total bantuan yang untuk membangun gedung sekolah dan merenovasi gereja ini adalah sekitar ratusan juta rupiah. Kedua wilayah ini dipilih oleh perusahaan karena bersinggungan langsung dengan proyek pembangunan JTTS khususnya di Medan dan Padang," ujar Tjahjo.

Setelah dibangun dan dilakukan serah terima, sarana pendidikan dan ibadah ini selanjutnya akan dikelola oleh masing-masing pengurus untuk dapat mendukung berbagai aktivitas dan kegiatan sosial dan keagamaan oleh masyarakat sekitar.

Lebih lanjut, Tjahjo mengatakan kegiatan bantuan infrastruktur sarana pendidikan dan sarana ibadah ini merupakan Program TJSL yang berorientasi pada ISO 26000 untuk pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) No. 04 tentang Peningkatan Pendidikan yang Berkualitas, No.10 tentang Berkurangnya Kesenjangan Sosial, dan No.11 tentang Kepedulian Umat Beragama.

"Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program TJSL khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan baik di Sumatra maupun wilayah operasional lainnya di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Yayasan Al Ikram Sardi mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada Hutama Karya yang turut membantu mengupayakan pembebasan lahan serta membangun 4 ruang kelas sarana pendidikan dan mushola di Sekolah Madrasah dan Tahfidz Al-Ikram.

"Tentunya bantuan fasilitas pendidikan ini akan sangat membantu kemajuan dan perkembangan anak didik Al Ikram maupun sekitarnya agar lebih semangat dalam memperoleh ilmu dan mencapai cita-cita yang mereka impikan," ujar Sardi.

Sebagai informasi, sarana infrastruktur pendidikan dan fasilitas ibadah yang dibangun Hutama Karya diantaranya yakni Pembangunan Sekolah Madrasah dan Tahfidz Al - Ikram di Medan, Bantuan Renovasi dan Pengecatan Gereja HKBP Sibuntuon di Kabupaten Humbang Hasundutan serta Pembangunan Sarana Ibadah Surau Bungo Maghfiroh di Jorong Mandailing Ludai Sumatra Barat.

Serah terima bantuan dilakukan pada Senin - Rabu, 15 - 17 Oktober 2021 dan diserahkan langsung oleh Tim TJSL Hutama Karya untuk bantuan Pembangunan Sekolah Madrasah dan Tahfidz Al - Ikram di Medan.

Adapun penyerahan bantuan Renovasi dan Pengecatan Gereja HKBP Sibuntuon di Kabupaten Humbang Hasundutan dihadiri langsung oleh Jerry Sambuaga selaku Wakil Menteri Perdagangan RI dan Lamhot Sinaga selaku Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Golkar yang sekaligus meresmikan renovasi gereja tersebut.

Terakhir, untuk serah terima sekaligus peresmian Pembangunan Sarana Ibadah Surau Bungo Maghfiroh di Jorong Mandahiling Ludai Sumatra Barat dilakukan oleh Tim Proyek Jalan Tol Ruas Padang - Sicincin.

Pasca dibangun Madrasah Al Ikram dapat menampung hingga 172 santri dari sebelumnya hanya 50 santri dari keluarga kurang mampu di sekitar wilayah sekolah untuk melakukan kegiatan belajar mengajar.

Sedangkan untuk Gereja HKBP Sibuntuon yang sudah direnovasi oleh Hutama Karya akan meningkatkan kapasitas dari 1000 menjadi 1500 jemaat untuk mendukung kegiatan ibadah.

Tak hanya itu, dengan adanya fasilitas tambahan berupa Rumah Dinas Pengurus Gereja HKBP Sibuntuon dan Gedung Sekolah Minggu juga dapat menambah kenyamanan jemaat gereja saat beribadah.

(akd/ega)