Ribut soal Tanah Hibah, Pria di Nias Utara Bacok Paman hingga Tewas

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 17:07 WIB
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan (Foto: dok. detikcom)
Nias Utara -

Pemuda di Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut), MZ (26), membacok pamannya, RZ (61), hingga tewas. Pembacokan diduga berawal dari keributan karena persoalan tanah hibah.

"Peristiwa berawal saat korban RZ (61) dan YZ (31) pada Senin (25/10) sedang bekerja sama di lahan yang akan dibangun jalan desa," kata Paur Subbag Humas Polres Nias, Aiptu Yadsen Hulu, kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).

Yadsen mengatakan MZ, yang berada di lokasi, diduga terlibat keributan dengan kedua korban. Saat keributan itu, MZ diduga membacok kedua korban menggunakan parang yang dibawanya.

"RZ mengalami luka bacok di leher, meninggal dunia karena banyak mengeluarkan darah. YZ mengalami luka bacok di tangan," ujar Yadsen.

Yadsen mengatakan YZ sempat melarikan diri ke rumahnya seusai pembacokan. Dia pulang untuk meminta pertolongan.

"Setelah peristiwa itu, Kepala Desa datang membuat laporan ke Polsek. Pada Selasa (26/10) tersangka MZ menyerahkan diri," tutur Yadsen.

Yadsen mengatakan pelaku merupakan anak dari adik korban. Yedsen menyebut keributan berawal dari tanah hibah yang akan dibangun jalan desa itu.

"Pelaku MZ kesal karena tanah yang akan dihibahkan untuk pembukaan badan jalan desa bukan dihibahkan atas nama pelaku. Tanah tersebut merupakan warisan orang tua pelaku," jelas Yadsen.

"Kemudian pelaku menanyakan hal tersebut kepada korban RZ. Jawaban korban membuat pelaku tersinggung sehingga pelaku semakin emosional dan gelap mata hingga akhirnya melakukan pembunuhan tersebut," paparnya.

(haf/haf)