PDIP Jawab Pertanyaan PD soal 'Apa Salah SBY': Cermin!

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 15:35 WIB
Jakarta -

Partai Demokrat mempertanyakan apa salah Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, (SBY) dan Partai Demokrat sehingga terus mendapatkan serangan dan sindiran dari PDIP. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjawab pertanyaan Demokrat dengan alat cermin.

"Pertanyaan tersebut mudah dijawab. Hanya perlu alat sederhana: cermin," kata Hasto saat dihubungi detikcom, Rabu (27/10/2021).

Hasto menyebut Partai Demokrat dan SBY perlu melihat di cermin agar mendapatkan jawabannya. Cermin tersebut, kata Hasto, harus dilihat dengan kejujuran dan kerendahan hati.

"Cermin yang dilihat dengan kejujuran dan kerendahan hati untuk bersedia melihat ke dalam. Itulah jawabannya," ucapnya.

Lebih lanjut, Hasto menyebut perihal kesadaran merupakan urusan pribadi masing-masing. Namun dia memastikan PDIP selalu melatih para kadernya untuk selalu olah rasa.

"Wah kalau urusan sadar diri atau tidak kan masing-masing. Kalau di PDI Perjuangan, kami dilatih oleh Ibu Mega untuk selalu olah rasa," ujarnya.

Hasto lantas menyinggung terkait politik sinetron, politik drama, dan politik membumi. Menurutnya, rakyat saat ini sudah cerdas untuk membedakan apa yang dilakukan Demokrat.

"Rakyat sudah cerdas untuk membedakan apa itu politik sinetron, politik drama, dan apa itu politik membumi, membangun organisasi dan pol turun ke bawah."

Kemudian, Hasto juga membahas terkait PDIP yang saat ini tengah melakukan hal konkret dengan membuat acara untuk memperkuat mitigasi bencana di tengah fenomena La Nina. Dia menyebut kegiatan konkret ini terbentuk lantaran PDIP selalu becermin terkait kondisi saat ini dan kekurangan partai bagi masyarakat.

"Hari ini PDIP lebih memilih membahas La Nina, fenomena dan dampaknya. Itu lebih positif untuk rakyat. PDI Perjuangan lebih memilih melakukan hal-hal yang konkret dengan memperkuat mitigasi bencana daripada membalas hal-hal yang terkait dengan playing the victim. Acara hari ini ini terjadi karena kami sering melihat cermin, guna melihat kekurangan internal Partai dan terus-menerus melakukan perbaikan termasuk bagaimana partai ini hadir dan menjawab berbagai persoalan rakyat termasuk di dalam mitigasi bencana," jelasnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.