Pelaku Pungli di JICT Tanjung Priok Raup Rp 50-60 Ribu Sehari

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 14:54 WIB
ilustrasi pungli (andhika-detikcom)
Ilustrasi pungli (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengatakan karyawan outsourcing di JICT yang melakukan pungutan liar (pungli), R, meraup hasil Rp 50 hingga 60 ribu per hari. Sebelumnya aksi pungli R terhadap sopir truk viral di media sosial.

"Saat pemeriksaan, tidak menjelaskan secara rinci satu hari bisa mendapatkan berapa. Hanya saja, satu hari bisa 10-15 truk," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama saat dihubungi, Rabu (27/10/2021).

"Sekitar segitu (Rp 50-60 ribu) kalau ditotal," lanjutnya.

R melakukan pungli dengan meminta uang Rp 5.000 kepada setiap sopir truk. Jika sopir truk tidak memberi uang, muatan truk akan lama diproses.

"Korban menerangkan, pada saat kejadian menaruh uang Rp 5.000 untuk memuat kontainer, yang sebelumnya telah diberikan kode oleh operator
tango. Karena, jika tidak memberikan uang Rp 5.000, muatannya lama untuk dimuat," ujarnya.

Kepada polisi, R mengaku melakukan pungli karena ingin penghasilan tambahan. Wiratama mengatakan R merupakan karyawan outsourcing di JICT yang melakukan pungli kepada sopir truk dalam pemuatan peti kemas.

"Motif murni mencari uang tambahan. (R) Karyawan outsourcing JICT. Pelaku meminta uang dalam pemuatan peti kemas dari lapangan ke atas trucking kepada sopir," ucapnya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (19/10) pukul 16.00 WIB. Lokasi pungli di Terminal Peti kemas Blok N4L JICT 1 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Seperti diketahui, dalam video yang beredar, seorang pria mendatangi sopir truk dan diduga meminta sejumlah uang. Suara perekam dalam video mengatakan melihat sendiri kejadian pungli tersebut.

"Ini nih pelat nomor 13 nih, minta pungli, minta pungli. Minta pungli nih, saya lihat sendiri, saya berani menjadi saksi," ujar perekam video seperti dilihat, Rabu (20/10).

Menanggapi hal itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana membenarkan aksi pria yang melakukan pungli tersebut. Kepolisian melakukan penyelidikan dan mengantongi identitas R.

"Terduga sudah diamankan di Polres Tanjung Priok," ujar AKBP Kholis saat dihubungi, Rabu (20/10).

(dek/aud)