detikcom Do Your Magic

Warga Minta Waduk Pluit Dibersihkan dari Sampah dan Eceng Gondok

Marteen Ronaldo Pakpa - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 14:36 WIB
Waduk Pluit di Jakarta Utara, 27 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Waduk Pluit di Jakarta Utara, 27 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Jakarta -

Kondisi Waduk Pluit saat ini memuat sampah-sampah, endapan, dan banyak tumbuhan gulma eceng gondok. Warga berharap Waduk Pluit dibersihkan.

Berdasarkan pantauan detikcom dari Jl Waduk Pluit Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (27/10/2021) terlihat banyak tumpukan tanaman liar eceng gondok.

Informasi yang diterima dari beberapa pedagang dan warga setempat, eceng gondok dan sampah tersebut sudah ada dalam beberapa bulan terakhir.

Aminah Dwi, salah satu pedagang kaki lima di sana, mengatakan tumpukan eceng gondok dan sampah liar tersebut sudah lama ada dan tak pernah ada langkah konkret.

Selain eceng gondok, ada pelbagai macam sampah plastik berada di permukaan waduk. Terlihat sedimentasi waduk menyembul ke permukaan, seolah menanti dikeruk ekskavator.

"Sudah begitu juga keberadaan eceng gondok dan sampah tersebut menimbulkan bau tak sedap," kata Aminah Dwi, pedagang yang akrab betul dengan kondisi waduk di depan hidungnya, saat ditemui di lokasi.

Waduk Pluit di Jakarta Utara, 27 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)Waduk Pluit di Jakarta Utara, 27 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)

Dia berharap kondisi waduk segera diatasi. Soalnya, sampah, eceng gondok, dan endapan di waduk ini tak baik bagi lingkungan. Apalagi saat ini adalah musim hujan.

"Ya kita meminta agar sampah dan tanaman liar itu segera dibersihkan, agar tidak menimbulkan kesan yang buruk," terangnya.

Waduk Pluit di Jakarta Utara, 27 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)Waduk Pluit di Jakarta Utara, 27 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)

Diana Siskayati, Kasatpol Pertanaman dan Hutan Kota Bagian Kecamatan Penjaringan, mengatakan Waduk Pluit itu berada di luar kewenangannya.

"Ini bukan berada di wewenang kami, itu ada di wewenang di UPK Badan Air. Mereka itu ada mobil mesin yang buat mengangkut sampah yang ada," kata Dian Siskayati menjelaskan soal kewenangan penanganan kondisi di lokasi.

Untuk itu, dirinya enggan berkomentar lebih jauh terkait problem persampahan dan tanaman eceng gondok yang muncul di Waduk Pluit.

"Karena juga mungkin ini kan masuk musim hujan juga. Karena air yang berada di waduk ini kan merupakan air yang berasal dari rumah warga yang kemudian masuk ke waduk," tutur Diana.

(dnu/dnu)