Gerindra Kritik PCR Syarat Terbang: Antigen Cukup, Sudah Vaksin Lengkap

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 05:46 WIB
150 Pekerja media menjalani tes swab di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (12/8/2020). Tes ini guna memutus menyebaran virus Corona.
Ilustrasi, tes PCR (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masa berlaku tes Polymerase Chain Reaction (PCR) COVID-19 untuk syarat naik pesawat diperpanjang jadi 3x24 jam. Waketum Gerindra Putih Sari mengusulkan masa berlaku tes PCR diperlonggar menjadi 7x24 jam.

"Saya apresiasi langkah presiden tersebut karena memang tidak semua laboratorium PCR bisa mengeluarkan hasil cepat, kalau perlu diperpanjang lagi menjadi 7x24 jam sehingga tidak merepotkan mereka yang berpergian dalam jangka waktu pendek," kata Putih Sari kepada detikcom, Selasa (26/10/2021).

Anggota Komisi IX DPR yang membidangi kesehatan ini juga mengusulkan tempat tujuan dan asal kota penumpang pesawat juga bisa menjadi pertimbangan. Misalnya, seorang penumpang berasal dari kota zona hijau dan kota tujuannya adalah zona hijau, maka tidak perlu PCR.

"Cukup antigen dengan syarat vaksin lengkap," jelasnya.

Putih juga berkomentar terkait harga Rp 300 ribu untuk sekali tes PCR yang ditetapkan pemerintah. Menurutnya, pemerintah harus transparan terkait struktur biaya PCR.

"Jangan ketika ada protes baru ditinjau dan diturunkan harganya. Boleh saja provider mengambil keuntungan tapi harus diatur berapa persen margin profit yang diperbolehkan," lanjut Putih.

Tes PCR 300 Ribu

Diberitakan sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Presiden Jokowi memerintahkan harga tes PCR diturunkan. Hal ini menyusul tes PCR menjadi syarat naik pesawat.

"Arahan presiden ini agar harta PCR diturunkan menjadi Rp 300 ribu," kata Luhut dalam konferensi pers virtual yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (25/10/2021).

Dia mengatakan Jokowi juga memerintahkan masa berlaku tes PCR diperpanjang. Menurutnya, Jokowi memerintahkan agar masa berlaku hasil tes PCR untuk naik pesawat menjadi 3x24 jam.

"Berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," ucapnya.

Dia mengatakan pemerintah mendapat banyak masukan dan kritik terkait kewajiban tes PCR untuk naik pesawat. Dia menjawab pertanyaan warga mengapa tes PCR menjadi syarat naik pesawat saat kasus Corona turun.

"Kebijakan PCR ini diberlakukan karena kami melihat risiko penyebaran semakin meningkat karena mobilitas penduduk meningkat pesat beberapa minggu terakhir," ucapnya.

(isa/jbr)