Jokowi Akan ke Roma-Glasgow, Perlukah Vaksin Booster?

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 13:05 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melawat ke Italia, Britania Raya, dan Uni Emirat Arab (UEA) dalam waktu dekat. Namun Italia dan Britania Raya masih belum mengakui vaksin Sinovac. Lantas apakah Jokowi, yang sebelumnya divaksin Sinovac, akan mendapatkan booster vaksin lain sebelum berangkat?

"Tidak diharuskan," kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, kepada detikcom, Selasa (26/10/2021).

Heru menegaskan tidak jadi masalah Jokowi menggunakan vaksin Sinovac. Menurutnya, negara-negara yang akan dikunjungi tidak mengharuskan Jokowi sebagai kepala negara mendapatkan booster vaksin dengan merek lainnya.

Sebagai kepala negara, kata Heru, Jokowi juga tidak diharuskan melakukan karantina dalam lawatan kenegaraan tersebut.

"Yang penting sudah dua kali vaksinasi. Tidak ada aturan harus booster dari negara yang dikunjungi," ujarnya.

Jokowi Akan Karantina

Lebih lanjut Heru memastikan Jokowi akan melakukan karantina setelah kembali ke Indonesia. Sesuai dengan aturan yang ada, lanjutnya, Jokowi akan karantina di Istana.

"Setelah kembalinya dari lawatan luar negeri, Presiden Jokowi akan melakukan karantina di Istana Bogor/Jakarta," ungkap Heru.

Demikian juga dengan jajaran yang mendampingi Jokowi. Heru memastikan mereka juga akan melakukan karantina selama lima hari sesuai dengan aturan yang diterapkan.

"Tentunya kami jajaran main group yang mendampingi Presiden juga akan karantina selama lima hari sesuai aturan BNPB. Begitu juga kementerian yang menugaskan pejabatnya wajib karantina lima hari setelah kembali ke Tanah Air," tutur dia.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menghadiri KTT G20 di Roma dan COP26 di Glasgow. Setelah itu, Jokowi akan melanjutkan kunjungan bilateral ke Uni Emirat Arab (UEA).

Jokowi akan menghadiri KTT G20 di Roma pada 30-31 Oktober. Jokowi akan menerima langsung penyerahan presidensi G20 dari Italia untuk satu tahun ke depan.

Setelah dari Roma, Jokowi akan menghadiri COP26 World Leaders Summit di Glasgow, Skotlandia, Britania Raya. KTT tersebut digelar pada 1-2 November 2021.

Setelah menghadiri pertemuan tingkat tinggi, Jokowi melanjutkan kunjungan bilateral ke UEA. Jokowi bakal bertemu dengan Mohamed bin Zayed (MBZ).

"Setelah dari Glasgow, Bapak Presiden akan meneruskan perjalanan ke Abu Dhabi dan Dubai dan ini adalah kunjungan bilateral pertama Presiden Republik Indonesia selama pandemi. Selama berkunjung, Presiden Republik Indonesia akan melakukan pertemuan dengan Crown Prince Mohamed bin Zayed (MBZ) di Abu Dhabi. Selain itu, Bapak Presiden juga akan melakukan pertemuan dengan ruler Dubai, yaitu Mohammed bin Rasyid (MBR), di Dubai," kata Menlu RI Retno LP Marsudi dalam jumpa pers di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/10/2021).

(mae/tor)