Mensos Minta Lulusan Poltekesos agar Bisa Selesaikan Masalah Sosial

Sponsored - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 13:01 WIB
Risma di Wisuda Poltekesos
Foto: BP3S
Jakarta -

Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos), Tri Rismaharini dalam sambutannya di wisuda Lulusan Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung mengatakan jika wisuda ini bukanlah akhir melainkan awal dari sebuah tantangan yang sebenarnya.

Ia pun membagikan pengalaman serta motivasi untuk menyemangati wisudawan yang akan mulai berkarya untuk bangsa dan negara. Ini agar nantinya mereka bisa menjadi orang yang sukses dan bisa memberikan banyak manfaat bagi sekitarnya.

"Ini bukan akhir tapi ini adalah awal bagi kalian. Kita dituntut yang terbaik untuk diri kita dan untuk bangsa dan negara. Ke depan kalian dituntut dari sisi keilmuan sosial untuk baktikan diri kepada bangsa kita tercinta," kata Risma saat menyampaikan sambutannya secara luring, Selasa (26/10/2022).

Menurut Risma, ilmu sosial salah satu ilmu yang sangat susah dan berat untuk dipahami.

"Permasalahan sosial sangat banyak dan berat untuk diselesaikan, jadi oleh karena itu, dengan bidang ilmu yang kalian dapatkan ayo kita selesaikan permasalahan sosial yang ada di negara kita ini," ujarnya.

Selanjutnya ia juga mengajak lulusan Poltekesos untuk memahami Revolusi 4.0 atau 5.0. Menurutnya revolusi ini telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama berkaitan dengan perubahan cara manusia berpikir, hidup, dan pola relasi sosial.

Ia pun meminta Lulusan Poltekesos Bandung agar mampu menyelesaikan masalah dengan berpikir inovatif dan berkolaborasi.

Menurutnya, tantangan dalam pembangunan kesejahteraan sosial sangat rumit dan dinamis. Kemudian Ia memberikan contoh, ketika ia meminta jajarannya untuk mampu menciptakan kursi roda elektronik. Diungkapkannya, jika untuk membantu Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang mengalami disabilitas berat yang tidak bisa dibantu hanya dengan kursi roda biasa.

Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial (BP3S), Hartono Laras dalam laporannya menyampaikan jika pembelajaran pada jenjang Sarjana Terapan dan Magister Terapan Poltekesos Bandung sudah diarahkan pada penerapan dan pengembangan teknologi pekerjaan sosial dengan rasio penerapan kurikulumnya 30% teori dan 70% praktik.

Sebagai informasi, pada hari ini jumlah wisudawan Poltekesos Bandung sebanyak 364 orang yang terdiri dari 18 orang lulusan Program Studi Pekerjaan Sosial Program Magister Terapan dan 346 orang lulusan Program Studi Pekerjaan Sosial Program Sarjana Terapan.

(Content Promotion/BPLUS)