Jembatan Kayu di Riau Rusak Terendam Air, Warga Waswas Saat Melintas

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 09:37 WIB
Pekanbaru -

Jembatan kayu yang menjadi akses utama warga desa di Indragiri Hilir (Inhil), Riau, rusak karena terendam air. Warga mengaku waswas saat melintas.

Jembatan itu berada di Parit 16, Desa Pulau Kecil, Reteh, Kabupaten Inhil. Jembatan darurat dari batang kelapa itu kerap terendam air saat kondisi pasang.

Warga pun harus ekstra hati-hati sambil menunggu air surut untuk bisa melintas menuju Kota Tembilahan.

"Itu akses utama di kampung kami. Sangat berbahaya itu kalau dilewati," kata salah satu warga Parit 16 Pulau Kecil, Rahmita, kepada wartawan, Selasa (26/10/2021).

Wanita berusia 28 tahun itu mengatakan banyak kendaraan terperosok saat melewati jembatan. Menurutnya, banyak kendaraan roda 4 yang nekat menerobos saat air pasang hingga terperosok.

"Banyak sudah orang jatuh di sana. Jadi mau lewat harus hati-hati, kalau darurat susah karena air pasang jembatan pasti terendam. Harus nunggu surut," katanya.

Jembatan di Riau rusak terendam airJembatan di Riau rusak terendam air Foto: (dok. Istimewa)

Terbaru, kata Rahmita, ada mobil pengangkut ayam yang terperosok ke sungai saat melintasi jembatan darurat. Dia juga menyebut warga kesulitan untuk melintas di waktu air pasang.

Dia menyebut warga kerap menggendong orang yang sakit untuk menyeberangi jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan itu didirikan oleh perangkat desa.

"Kalau untuk jalan kaki atau pakai motor di situ ada jembatan kecil. Kalau pasang ya mobil berhenti dulu, nunggu surut barulah bisa lewat. Jadi kalau mendesak susah ya," katanya.

Jembatan di Riau rusak terendam airJembatan di Riau rusak terendam air Foto: (dok. Istimewa)

Kepala Desa Pulau Kecil, Muhammat Pawit, mengatakan jembatan itu rusak sejak 1 tahun terakhir.

"Benar itu di desa kami. Jembatan rusak sejak 1 tahun ini, lebih tepatnya ya awal-awal tahun 2021," kata Pawit.

Pawit mengatakan jembatan darurat itu merupakan akses utama warga lebih dari empat kecamatan di Inhil. Masyarakat yang ingin ke ibu kota kabupaten di Tembilahan harus melewati jembatan batang kelapa tersebut.

"Ada lebih empat kecamatan lewat jembatan itu. Tapi lebih sering Keritang dan Selengseng, itu akses utama untuk bisa ke Tembilahan," katanya.

(ras/haf)