Sebelum Ada Perintah Jokowi, Klinik di Ciracas Patok Harga PCR Rp 300 ribu

Firda Cynthia - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 08:31 WIB
Klinik di Ciracas, Jaktim patok harga PCR Rp 300 ribu.
Foto: Firda Cynthia/detikcom
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar harga tes Polymerase Chain Reaction (PCR) COVID-19 turun menjadi Rp 300 ribu. Sebelum arahan presiden itu disampaikan, di Jakarta Timur (Jaktim) telah ada klinik yang mematok harga PCR Rp 300 ribu sejak sebulan lalu.

Klinik tersebut berada di Ciracar, Jakarta Timur. Mereka mematok harga untuk swab antigen Rp 25 ribu, dan PCR Rp 300 ribu dengan hasil maksimal 24 jam.

Di depan bangunan klinik, terpampang spanduk besar bertuliskan "Dokter 24 Jam. Swab antigen Rp 25 ribu. PCR Rp 300 ribu (Hasil Max 24 Jam). Sudah termasuk admin, berizin AKL & link PeduliLindungi."

Reporter detikcom mencoba layanan tes antigen di Klinik Sinar Medika tersebut. Setelah menyerahkan KTP, reporter diarahkan ke dalam bilik untuk dites antigen sekitar 1 menit. Tak lama, hasil tes sudah keluar. Sesuai tulisan di spanduk klinik, harga tes antigen dibanderol sebesar Rp 25 ribu.

Dokter Penanggung Jawab Klinik Sinar Medika Rachmat Hidayat mengatakan, pihaknya mematok harga tersebut agar tes antigen dan PCR dapat lebih dijangkau oleh masyarakat.

"Pasti mau bantu pemerintah supaya testing-nya masif, terus sekarang apa-apa kan minimal antigen lah, PCR lah. Otomatis kami mau membantu masyarakat biar lebih terjangkau," ujar Rachmat kepada detikcom pada Senin (25/10/2021).

Ia menuturkan bahwa harga tersebut juga merupakan bentuk promosi klinik sejak baru dibuka pada awal Oktober 2021. Menurutnya, klinik yang ia kelola itu mampu menerima ratusan pasien per harinya.

Meskipun harga tes terjangkau, ia mengatakan pihaknya menjamin bahwa layanan tes di klinik itu sesuai standar.

"Dari segi kualitas pasti sama dengan yang lain. Kita pakai produk yang ada izin edarnya yang biasa dipakai klinik-klinik lain juga. Meskipun dengan harga segitu kualitas dan pelayanan kita tetap sesuai standar yang ditentukan," tutur Rachmat.

Selain itu, ia mengatakan bahwa hasil tes COVID pasien di kliniknya akan terkoneksi ke aplikasi PeduliLindungi. Lantas, kata dia, hasil tes tersebut dapat dijadikan syarat perjalanan di mana saja.

"Tes antigen sama PCR-nya terkoneksi ke aplikasi PeduliLindungi dan layak untuk dipakai di mana aja," ujar dia.

Simak video 'Jokowi Minta Harga Tes PCR Rp 300 Ribu, Berlaku 3x24 Jam':

[Gambas:Video 20detik]