Antisipasi Nataru, PCR Akan Diterapkan di Moda Transportasi Selain Pesawat

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 15:57 WIB
Meski Presiden Jokowi telah menurunkan harga tes PCR namun fakta di lapangan harga tersebut belum sesuai dengan instruksi.
Ilustrasi Tes PCR (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah telah mempersiapkan antisipasi libur Natal dan tahun baru (Nataru) agar kasus COVID-19 tak kembali melonjak. Satu di antaranya akan menerapkan tes PCR di moda transportasi selain pesawat.

"Terkait penggunaan PCR pada moda transportasi pesawat yang banyak dikritik, dapat kami sampaikan bahwa hal ini ditentukan utamanya untuk menyeimbangkan relaksasi yang dilakukan pada aktivitas masyarakat. Terutama pada sektor pariwisata," kata Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers, Senin (25/10/2021).

"Meski kasus sudah sangat rendah, belajar dari negara lain kita tetap memperkuat 3T, 3M supaya kasus tidak kembali menguat, terutama periode libur Natal dan tahun baru," tambahnya.

Luhut mengatakan penerapan tes di moda transportasi selain pesawat akan diberlakukan secara bertahap.

"Secara bertahap penggunaan tes akan juga diterapkan pada transportasi lain selama mengantisipasi periode Natal dan tahun baru," ucapnya.

Dia membeberkan perbandingan masa libur Natal dan tahun baru pada tahun lalu dengan tahun ini. Menurutnya, mobilitas masyarakat ke Bali tahun ini diprediksi akan terus meningkat hingga akhir tahun nanti.

"Sebagai perbandingan, selama periode Natal dan tahun baru tahun lalu, meskipun penerbangan ke Bali disyaratkan PCR, mobilitas tetap meningkat dan pada akhirnya mendorong kenaikan kasus. Walaupun tanpa varian delta dapat kami sampaikan bahwa mobilitas di Bali sudah sama dengan Natal-tahun baru yang tahun lalu, dan akan terus meningkat sampai akhir tahun ini, sehingga risiko menaikkan kasus," jelasnya.

Meski tes PCR akan diberlakukan untuk moda transportasi selain pesawat, pemerintah juga telah membuat kebijakan harga PCR diturunkan menjadi Rp 300 ribu.

"Harga PCR agar dapat diturunkan menjadi Rp 300 ribu dan berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," pungkasnya.

(fas/tor)