Anak Pertama Ikhlaskan Kepergian Ibu-Adik yang Tewas Tertimpa Rumah Roboh

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 24 Okt 2021 19:47 WIB
Andriawan, ana sulung Ita yang tewas tertimpa rumah di Kalideres bersama bayinya
Andriawan, ana sulung Ita yang tewas tertimpa rumah di Kalideres bersama bayinya (Foto: Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Seorang ibu bernama Ita (40) dan bayinya yang tertimpa reruntuhan rumah di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), ditemukan tewas. Andriawan (19), anak sulung Ita mengatakan sempat mendapat pesan sebelum ibunya meninggal.

"Cuma ada pesan doang. Kalau ada apa-apa minta tolong dibawa ke kampung. Minta tolong itu doang, pas malamnya langsung ada kejadian (rumah roboh)," ujar Andriawan saat ditemui di lokasi, Minggu (24/10/2021).

"Saya juga kaget, emang kenapa sih ngomong begitu, jangan bercanda apa. 'Enggak becanda wan. Adek lu mau gue bawa juga. Udah jaga diri lu baik-baik'. Udah ngomong begitu, nggak ini lagi, enggak ada lagi," sambungnya.

Meski begitu, dia mengaku ikhlas dengan kepergian ibu dan adiknya.

"Perasaan tuh gimana ya, saya berusaha nyari ke dalem. Bongkar-bongkar cari sana-sini. Udah waktunya, udah mau gimana lagi ya kan. Ikhlas, saya cuma bisa pasrah aja, yang ikhlas,"

"Mau gimana lagi kan, udah jalannya, mau gimana lagi," sambungnya sambil terisak.

Seperti diketahui, rumah roboh tersebut menimpa seorang ibu bernama Ita (40) dan bayinya. Keduanya ditemukan tertimpa reruntuhan rumah dalam posisi berpelukan. Ita dan bayinya tewas saat dibawa ke rumah sakit.

Jenazah Ita dan anaknya pun telah dimakamkan di Ciomas, Bogor, Jawa Barat, pagi tadi. Kini rumah tersebut tengah diberi garis polisi oleh petugas.

Tim Puslabfor Olah TKP

Tim Puslabfor Mabes Polri telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Dari lokasi tersebut, petugas membawa beberapa potong kayu untuk diperiksa lebih lanjut di Labfor Polri.

Mereka melakukan olah TKP selama kurang-lebih satu jam di lokasi. Selain itu, mereka menanyai beberapa warga terkait kronologi kejadian.

Tim Puslabfor Polri tak ingin berkomentar lebih lanjut terkait hasil olah TKP. "Nanti langsung ke Kapolsek ya," singkat petugas.

Dari lokasi, terlihat petugas membawa beberapa kayu untuk diteliti lebih lanjut ke Labfor Mabes Polri. Selain Tim Puslabfor Mabes Polri, Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko juga telah mengecek lokasi rumah roboh.

"Siang hari ini saya memastikan bahwa lingkungan di tempat TKP dalam keadaan aman. Saya melihat bahwa TKP sudah dilakukan pemasangan police line ya, karena memang kita pastikan lingkungan sekitar dalam keadaan aman," kata Yani di lokasi.

"Dan saya sudah koordinasi dengan Pak Bimas, Pak Babinsa saat ini sudah dikasih police line ya tidak boleh ada yang mendekat sambil menunggu hasil penyelidikan," sambungnya.

Selain itu, dia menyebut bakal merobohkan rumah tersebut. Ini bertujuan agar rumah di sekitar tak berdampak kerobohan.

"Iya, kita menunggu setelah hasil olah TKP dan sekarang kan masih terpasang police line. Setelah hasilnya tuntas nanti kita koordinasi lagi dengan unsur kepolisian untuk dilakukan langkah-langkah lanjutan dalam rangka pengamanan lingkungan," kata Yani.

"(Diratakan) supaya tidak terjadi sesuatu terhadap rumah di kanan, kiri, depan dan belakang," lanjutnya.

Simak video 'Tim Puslabfor Polri Gelar Olah TKP Rumah Ambruk di Jakarta Barat':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/eva)