Polisi Bakal Periksa Saksi Tambahan di Kasus Rachel Vennya

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 11:18 WIB
Rachel Vennya di Polda Metro Jaya (Marteen Ronaldo/detikcom)
Rachel Vennya di Polda Metro Jaya (Marteen Ronaldo/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengatakan bakal memeriksa saksi tambahan terkait kasus kabur dari karantina yang diduga melibatkan selebgram Rachel Vennya. Namun polisi belum menjelaskan siapa saja saksi tambahan itu.

"Dari hasil klarifikasi sementara tersebut tuh beberapa (nama). Kalau ditanya, ada-nggak (saksi lain diperiksa), ya pasti ada," kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dimintai konfirmasi, Sabtu (23/10/2021).

Ade menyebut ada beberapa pihak yang diduga membantu Rachel Vennya kabur dari karantina sepulang dari Amerika Serikat (AS). Ade mengatakan pihaknya bakal menyelidiki kasus ini hingga tuntas.

"Nanti kita lihat dari hasil lidik (penyelidikan). Kan berkembang, nggak bisa saya sebutkan si ini, si ini, sementara hasil pemeriksaan disesuaikan," katanya.

Sebelumnya, Rachel Vennya telah diperiksa selama 9 jam di Polda Metro Jaya soal kasus dugaan kabur dari karantina, Kamis (21/10). Rachel Vennya dicecar dengan 35 pertanyaan oleh polisi.

"Jadi paralel pemeriksaannya, kita ada sekitar, Rachel sendiri ada 35 pertanyaan," ujar kuasa hukum Rachel Vennya, Indra Raharja, di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Indra menyebut Rachel Vennya bakal menjalani seluruh proses hukum. Dia menyebut polisi sangat profesional dalam melakukan penyelidikan.

"Hal-hal yang sifat elementer dan fundamental sudah kita sampaikan kepada pihak polisi," tutur Indra.

Indra mengatakan pemeriksaan dilakukan terkait kronologi dugaan kaburnya Rachel Vennya, pacar, dan manajer saat karantina.

"Hal-hal terkait kronologi, ya," ucapnya.

Rachel Vennya Minta Maaf

Rachel Vennya minta maaf kepada masyarakat. Rachel Vennya berjanji akan menjalani proses hukum.

"Saya, Maulida (manajer Rachel Vennya), dan Salim (pacar Rachel Vennya) ingin menyampaikan minta maaf sebesar-besarnya kepada semua masyarakat atas kesalahan dan khilaf kami dan sudah resahkan masyarakat," ujar Rachel Vennya di Polda Metro Jaya.

(ygs/haf)