Cabuli Balita, Remaja 17 Tahun di NTB Ditangkap Polisi

Faruk - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 09:53 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi pencabulan (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Bima -

Seorang remaja di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), berinisial G (17) ditangkap polisi. Dia ditangkap setelah diduga melakukan pencabulan terhadap seorang balita.

"Korban diberi HP dan memutarkan film anak-anak, pelaku mulai mencabuli," kata Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra kepada wartawan, Sabtu (23/10/2021).

Kasus ini diduga terjadi di Kecamatan Wera, Minggu (3/10). G diduga sempat memanggil korban untuk masuk ke rumah, tapi ditolak.

"Pelaku memanggil korban dari dalam rumah. Namun korban tidak mau, sehingga korban lanjut bermain di sekitar rumah tetangganya. Pelaku kembali menghampiri korban, kemudian menyuruh korban masuk ke dapur dan menjanjikan kepada korban akan meminjamkan handphone," kata Novika.

Aksi G kemudian dipergoki kakak korban yang berusia 10 tahun. G disebut sempat mengancam korban dan kakaknya agar tidak menceritakan peristiwa itu ke siapa pun.

"Pelaku langsung buru-buru mengenakan celana. Sedangkan kakak korban langsung mengajak korban pulang," ucapnya.

Orang tua korban melaporkan peristiwa itu ke polisi setelah mendapat cerita dari anaknya dan melihat ada bekas sperma di bagian belakang tubuh anaknya. Polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Setelah gelar perkara, polisi menetapkan G sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 juncto Pasal 76E UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

"Oleh karena pelaku masih di bawah umur, hukum acaranya berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak," ujarnya.

(haf/haf)